Rumah Semi Permanen di Kota Besi Ludes Terbakar, Pemilik Syok hingga Pingsan
- Fransisca Fethy Angelina
- Jul 20
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Sebuah rumah semi permanen di Desa Bajarum, RT 003 RW 001, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, ludes terbakar pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bangunan nyaris rata dengan tanah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut dihuni oleh seorang perempuan bernama S (41). Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar sehingga tidak berada di lokasi saat api mulai berkobar.
Api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur sebelum dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
Melihat kobaran api, warga sekitar segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
"Warga tadi ramai membantu memadamkan api sebelum pemadam datang, karena api cepat sekali membesar," ujar salah seorang warga di lokasi.
Meski sempat dilakukan upaya pemadaman, kobaran api terus membesar hingga menghanguskan seluruh bagian rumah dan hanya menyisakan puing-puing bangunan.
Beruntung, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Seorang warga bernama Faisal mengatakan pemilik rumah mengalami syok saat tiba di lokasi dan melihat rumahnya telah dilalap api.
"Pemiliknya setelah tiba di lokasi api sudah besar dan pingsan, tadi sudah dibawa ke puskesmas," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Kota Besi Iptu Edi Hariyanto membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, personel kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Benar kejadiannya, saat ini masih diselidiki," ujarnya saat dikonfirmasi.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments