Polda Kalteng Kerahkan 16 Drone untuk Perketat Pengawasan Karhutla

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah mengerahkan 16 unit drone untuk memperkuat pengawasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mulai dari mendeteksi titik api lebih dini hingga mendukung penyelidikan dugaan pembakaran lahan.
Kesiapan patroli udara tersebut ditandai melalui apel drone karhutla yang dipimpin Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Hendra Wirawan bersama sejumlah pejabat utama Polda Kalteng, Rabu (28/10/2026).
Penggunaan drone ditujukan untuk memperluas pemantauan di wilayah rawan karhutla dan mempercepat penyampaian informasi ketika ditemukan titik api atau indikasi pembakaran lahan. Patroli udara juga akan berjalan berdampingan dengan patroli darat untuk mempercepat penanganan kebakaran.
Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol. Viddy Dasmasela mengatakan, 16 drone tersebut disiapkan untuk mendukung patroli yang melibatkan satuan kerja di tingkat Polda hingga jajaran Polres.
“Pembagian titik plotting dan sasaran patroli sudah kami lakukan kepada masing-masing satuan kerja, dan tim langsung bergerak menjalankan tugasnya,” kata Viddy.
Ia menjelaskan, patroli drone memiliki tiga fokus utama, yakni mencegah pembakaran lahan melalui pengawasan, mendukung penegakan hukum melalui dokumentasi udara, serta mempercepat penanganan kebakaran dengan mengirimkan koordinat titik api kepada petugas di darat.
Ketika titik api terdeteksi, informasi lokasi akan diteruskan kepada satuan tugas darat agar petugas dapat segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman sebelum api meluas.
Rekaman udara juga dapat digunakan sebagai bukti pendukung dalam penyelidikan dugaan pelanggaran. Meski demikian, penentuan adanya tindak pidana dan pertanggungjawaban pihak terkait tetap harus didasarkan pada hasil penyelidikan serta alat bukti yang sah.
Wakapolda Kalteng turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sengaja. Aktivitas yang diduga melanggar hukum dapat ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain untuk penanganan karhutla, Viddy menyebut teknologi drone berpotensi dimanfaatkan dalam pemantauan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk saat berlangsungnya aksi unjuk rasa.
Melalui koordinasi patroli udara dan darat, Polda Kalteng berupaya meningkatkan pengawasan di wilayah rawan karhutla sekaligus mempercepat respons petugas terhadap kebakaran yang ditemukan di lapangan.
-red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments