Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 74.450 liter air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kemarau. Bantuan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami keterbatasan sumber air.
Hingga Selasa (1/9/2026), distribusi air bersih telah dilakukan di Kota Palangka Raya dan lima kabupaten, yakni Barito Utara, Lamandau, Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Murung Raya.
Di Kota Palangka Raya, bantuan disalurkan ke Desa Rindang Banua (Puntun) sebanyak 250 liter untuk 10 kepala keluarga (KK). Sementara Desa Petuk Ketimpun menerima 4.000 liter untuk memenuhi kebutuhan 164 KK.
Kabupaten Barito Utara menerima bantuan sebanyak 12.000 liter yang disalurkan ke Desa Pendreh untuk 850 KK. Sementara Kabupaten Lamandau mendapat bantuan 10.000 liter untuk wilayah Nanga Bulik.
Di Kabupaten Seruyan, sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan kepada 64 KK di Desa Sungai Undang.
Distribusi terbesar sementara berada di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan total 43.000 liter. Bantuan tersebut disalurkan ke enam desa, yakni Parebok Barat sebanyak 5.000 liter, Karya Karet 5.000 liter, Karya Kelapa 5.000 liter, Basirih 5.000 liter, Lempuyang 5.000 liter, dan Jaya Kelapa sebanyak 18.000 liter.
Sementara itu, Kabupaten Murung Raya menerima bantuan air bersih sebanyak 1.200 liter yang disalurkan ke Desa Danau Usung.
Dengan total penyaluran mencapai 74.450 liter, Pemprov Kalteng memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan ke wilayah yang mengalami kekurangan air akibat kemarau.
Data penyaluran tersebut masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan kebutuhan serta ketersediaan suplai air di lapangan.
Bantuan air bersih diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengurangi dampak kemarau yang menyebabkan keterbatasan sumber air bersih di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments