Pekerja Keluhkan Pengendara Kerap Terobos Jembatan Kapten Mulyono yang Masih Diperbaiki
- Fransisca Fethy Angelina
- Jun 25
- 1 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Proses perbaikan Jembatan Kapten Mulyono di Kota Sampit dikeluhkan para pekerja konstruksi akibat masih banyak pengendara yang nekat melintas meski lokasi pekerjaan telah dipasangi papan dan spanduk peringatan.
Jembatan yang tengah menjalani perbaikan itu belum sepenuhnya aman dilalui karena sejumlah komponen, termasuk pelat besi penguat dasar jembatan, masih dalam tahap pemasangan. Aktivitas kendaraan yang tetap melintas dinilai mengganggu proses pekerjaan sekaligus membahayakan keselamatan pekerja di lapangan.
Salah seorang pekerja mengaku pengendara roda dua maupun roda empat masih sering menerobos area perbaikan meski telah dipasang rambu larangan melintas di pintu masuk jembatan.
"Kami berharap pengendara tidak melintasi jembatan selama proses perbaikan berlangsung karena dapat mengganggu pekerjaan yang sedang kami lakukan," ujarnya.
Menurutnya, pihak kontraktor telah memasang spanduk berukuran besar dan rambu peringatan di kedua sisi jembatan sebagai informasi agar masyarakat menggunakan jalur alternatif hingga pekerjaan selesai.
Namun, imbauan tersebut masih sering diabaikan. Sejumlah kendaraan tetap memaksa melintas saat pekerja melakukan pemasangan pelat baja di bagian bawah jembatan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan tidak hanya menghambat proses perbaikan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja maupun membahayakan pengguna jalan apabila konstruksi belum sepenuhnya siap dilintasi.
Para pekerja berharap masyarakat dapat mematuhi rambu dan papan peringatan yang telah dipasang demi mendukung kelancaran proses perbaikan serta menjaga keselamatan bersama.
Masyarakat juga diimbau menggunakan jalur alternatif hingga proses rehabilitasi Jembatan Kapten Mulyono selesai dan dinyatakan aman untuk kembali dilalui kendaraan. -red
Penulis: Angel
Editor: Nafiri





















Comments