MTQ ke-57 Kotim Masih Menunggu Evaluasi Karhutla, Jadwal Sementara 3 Oktober

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-57 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kecamatan Mentaya Hulu masih menunggu kepastian. Pemerintah Kabupaten Kotim akan mengevaluasi kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kualitas udara dalam sepekan ke depan.
Pj Sekda Kotim Umar Kaderi mengatakan, keputusan pelaksanaan MTQ akan menyesuaikan kondisi kabut asap dan kualitas udara yang ditimbulkan karhutla.
“Untuk pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten, kita akan melihat bagaimana kondisi karhutla dalam satu minggu ke depan,” kata Umar, Jumat (11/9/2026).
Sementara itu, Ketua Umum MTQ ke-57 Kotim Edison menyebutkan jadwal sementara pelaksanaan masih ditetapkan pada 3 Oktober 2026. Namun, keputusan akhir terkait pelaksanaan maupun penundaan berada di tangan Bupati Kotim apabila kondisi karhutla terus memburuk.
“Kita tetap berpatokan pelaksanaan MTQ pada 3 Oktober 2026. Kalau karhutla masih terus meningkat, mungkin nanti yang menentukan ditunda atau tidak adalah Bupati,” jelasnya.
Dari sisi persiapan, Edison memastikan Kecamatan Mentaya Hulu sebagai tuan rumah telah menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan hingga lebih dari 90 persen.
Arena MTQ dan pemondokan bagi para kafilah telah disiapkan. Sementara itu, pengerjaan panggung utama masih menunggu hasil evaluasi kondisi karhutla dalam beberapa hari ke depan.
“Kalau karhutla turun akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Sebagai tuan rumah kita sudah siap,” tegasnya.
Evaluasi kondisi karhutla dan kualitas udara menjadi pertimbangan penting sebelum keputusan final ditetapkan, terutama untuk memastikan pelaksanaan MTQ dapat berlangsung dengan aman dan tidak mengganggu kesehatan peserta maupun masyarakat. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments