top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Komisi IV DPRD Kalteng Tinjau Jalan Sampit-Samuda, Soroti Kelengkapan Keselamatan

14 hours ago
2 min read
 Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah meninjau pekerjaan peningkatan ruas jalan Sampit-Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa).
 Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah meninjau pekerjaan peningkatan ruas jalan Sampit-Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa).

KALTENG NETWORK, KOTAWARINGIN TIMUR – Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah meninjau pekerjaan peningkatan ruas jalan Sampit-Samuda di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (1/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan tahun anggaran 2026 sekaligus menginventarisasi kebutuhan yang masih diperlukan di sepanjang koridor jalan tersebut.


Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV HM Rusdi Gozali, didampingi Sekretaris Komisi IV H Sirajul Rahman dan anggota Abdul Hafid. Turut hadir perwakilan Dinas PUPR Kalimantan Tengah serta perangkat desa setempat.


Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Bapeang Eko Hidayat menyampaikan apresiasi masyarakat terhadap perbaikan jalan yang telah rampung. Namun, warga masih mengusulkan sejumlah kelengkapan pendukung, seperti marka jalan, zebra cross, rambu lalu lintas, serta penerangan di sejumlah titik yang dinilai rawan.


Wakil Ketua Komisi IV HM Rusdi Gozali mengatakan pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya berfokus pada kondisi badan jalan. Kelengkapan keselamatan pengguna jalan juga perlu menjadi perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal.


“Usulan ini perlu segera dibahas dengan dinas terkait. Kita ingin pembangunan yang sudah dilaksanakan memberikan manfaat maksimal, termasuk kelengkapan pendukung dan keselamatan jalannya,” ujar Rusdi.


Anggota Komisi IV Abdul Hafid juga mendorong agar penanganan infrastruktur tidak berhenti pada ruas Sampit-Samuda. Menurutnya, peningkatan konektivitas perlu dilakukan secara berkelanjutan hingga ruas Samuda-Ujung Pandaran, Kuala Pembuang, hingga Teluk Segintung.


“Penanganan tidak boleh berhenti di sini. Ruas berikutnya harus terus mendapat perhatian secara bertahap agar konektivitas wilayah selatan Kalimantan Tengah semakin mantap,” kata Hafid.


Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalteng Chandra Puji Asmara memastikan pemerintah terus melakukan penanganan secara bertahap pada ruas jalan yang menjadi kewenangan provinsi.


Pada tahun anggaran 2026, pekerjaan peningkatan ruas Sampit-Samuda mencakup 21 segmen dengan total panjang sekitar 4 kilometer. Pekerjaan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp9,72 miliar.


Selain ruas Sampit-Samuda, pemerintah juga menyelesaikan paket peningkatan ruas Samuda-Ujung Pandaran yang mencakup tiga segmen dengan nilai kontrak Rp6,78 miliar.


Seluruh pekerjaan fisik tersebut dijadwalkan selesai dan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) pada 16 Desember 2026.


Peninjauan Komisi IV DPRD Kalteng tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur sekaligus menyerap kebutuhan masyarakat di lapangan. Selain memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, aspek keselamatan dan kelengkapan fasilitas pendukung juga menjadi perhatian dalam pengembangan konektivitas antarwilayah.


-red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page