top of page

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya Bangga Tim Sepak Sawut Pertahankan Gelar Juara

Updated: May 25

Anggota DPRD Murung Raya, Bebie (paling kiri), bersama Bupati Murung Raya Heriyus merayakan kemenangan tim sepak sawut Murung Raya usai pertandingan pada ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Palangka Raya, Rabu malam (20/5/2026). (Foto: Dok. Antara News Kalteng)
Anggota DPRD Murung Raya, Bebie (paling kiri), bersama Bupati Murung Raya Heriyus merayakan kemenangan tim sepak sawut Murung Raya usai pertandingan pada ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Palangka Raya, Rabu malam (20/5/2026). (Foto: Dok. Antara News Kalteng)

KALTENG NETWORK, PURUK CAHU - Kontingen Kabupaten Murung Raya kembali menorehkan prestasi pada cabang permainan tradisional sepak sawut dalam rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Kalimantan Tengah Tahun 2026. Tim sepak sawut Murung Raya berhasil mempertahankan gelar juara usai mengalahkan Kabupaten Barito Utara melalui adu penalti dengan skor 2-1.


Koordinator Sepak Sawut Kontingen Murung Raya, Bebie, mengatakan kemenangan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena Murung Raya kembali sukses mempertahankan gelar juara yang juga diraih pada FBIM tahun sebelumnya.


“Tim sepak sawut Murung Raya berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan Barito Utara lewat adu penalti,” ujar Bebie saat dihubungi dari Puruk Cahu, Kamis malam (21/5/2026).


Bebie yang juga Ketua Komisi II DPRD Murung Raya menilai keberhasilan tersebut menunjukkan konsistensi dan kemampuan para atlet dalam menjaga prestasi di cabang olahraga tradisional sepak sawut.


Ia berharap tim sepak sawut Murung Raya dapat kembali mempertahankan prestasi pada pelaksanaan FBIM tahun mendatang.


Atas capaian tersebut, Bebie turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, dewan juri, hingga para atlet yang dinilai mampu menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.


“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan juri, dan atlet yang telah menjaga sportivitas selama pertandingan. Juara memang penting, tetapi yang utama adalah persaudaraan dan silaturahmi dalam ajang Isen Mulang ini,” katanya.


Menurutnya, kemenangan dalam sebuah pertandingan merupakan hal yang wajar, namun bukan menjadi tujuan utama dari permainan rakyat tersebut. Ia menegaskan bahwa sepak sawut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta melestarikan budaya daerah di Kalimantan Tengah.


“Dalam pertandingan tentu ada yang menang dan kalah, tetapi yang paling penting adalah menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kebersamaan,” pungkas Bebie. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Sumber: Antara News Kalteng

Comments


bottom of page