Gubernur Kalteng Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba Usai Polisi Gugur di Katingan
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan duka mendalam atas gugurnya seorang personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan saat menjalankan tugas penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kamis (2/7/2026) dini hari.
Selain satu anggota yang gugur, dalam insiden tersebut dua personel lainnya sempat dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan melalui penyisiran di aliran sungai serta kawasan sekitar lokasi kejadian.
Pernyataan tersebut disampaikan Agustiar usai melaksanakan Salat Subuh berjamaah bersama jajaran pengurus organisasi kemasyarakatan Islam di Musala Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (3/7/2026).
Menurut Agustiar, peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, pemberantasan narkotika tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Narkoba sangat merusak kehidupan semua orang, terutama generasi muda. Karena itu saya berharap pemberantasan peredaran narkoba di Kalimantan Tengah bukan hanya menjadi tugas aparat kepolisian, tetapi harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam di Kalimantan Tengah," ujar Agustiar.
Ia menilai sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas menjadi kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, ancaman narkoba tidak hanya berdampak pada pelaku penyalahgunaan, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi penerus bangsa apabila tidak ditangani secara serius.
"Narkoba diyakini dapat memutus mata rantai masa depan generasi muda. Oleh karena itu, saya sangat mendukung jajaran Polda Kalimantan Tengah untuk terus bergerak maju dan sigap dalam memberantas peredaran narkoba di daerah ini," katanya.
Gubernur juga memberikan penghormatan kepada anggota kepolisian yang gugur saat menjalankan tugas. Ia berharap pengabdian korban mendapat apresiasi yang layak dan keluarga yang ditinggalkan memperoleh perhatian serta dukungan.
"Anggota yang gugur tersebut perlu diberikan penghargaan atas pengabdiannya. Sementara keluarga yang ditinggalkan juga harus mendapat perhatian agar keberlangsungan hidup mereka tetap terjamin. Intinya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung penuh aparat dalam upaya pemberantasan narkoba di daerah ini," tutup Agustiar.
Peristiwa di Desa Tumbang Kalemei menjadi perhatian luas di Kalimantan Tengah. Insiden tersebut kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam memerangi peredaran gelap narkotika sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan aparat yang bertugas di lapangan. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments