top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Forkopimda Kalteng Perkuat Sinergi Jaga Program Pembangunan Tetap Berjalan Optimal

Updated: Jun 10

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menjadi narasumber pada Talkshow Pemprov Kalteng dan Forkopimda terkait pembangunan daerah di Palangka Raya, Minggu (24/5/2026). (Foto. Dok. MMC Kalteng)
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menjadi narasumber pada Talkshow Pemprov Kalteng dan Forkopimda terkait pembangunan daerah di Palangka Raya, Minggu (24/5/2026). (Foto. Dok. MMC Kalteng)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan program pembangunan dan pelayanan publik tetap menjadi prioritas meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.


Komitmen tersebut mengemuka dalam talkshow bertajuk Sinergi Forkopimda Kalimantan Tengah yang digelar di Palangka Raya, Minggu malam (24/5/2026), dengan menghadirkan unsur pimpinan daerah dari berbagai sektor.


Kegiatan tersebut diikuti Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Pangdam Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Kalteng Muhammad Nurwah.


Dalam diskusi tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi pelayanan kepada masyarakat, melainkan mengoptimalkan penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar.


Menurutnya, sejumlah belanja yang dinilai kurang prioritas, seperti perjalanan dinas, penggunaan alat tulis kantor, hingga pelaksanaan rapat di hotel, telah dikurangi untuk mengalihkan anggaran ke program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat.


“Hasil efisiensi itu kami arahkan untuk mendukung program prioritas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik di perkotaan maupun wilayah pedalaman,” ujarnya.


Agustiar menyebut sejumlah program strategis tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), layanan kesehatan gratis berbasis KTP, serta program pendidikan Satu Rumah Satu Sarjana.


Selain itu, upaya pemerataan akses pendidikan juga terus dilakukan melalui penguatan infrastruktur digital dan perluasan jaringan internet hingga ke wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.


Di sisi lain, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan kepolisian siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.


Menurutnya, pengawasan juga dilakukan terhadap sejumlah program nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna memastikan standar keamanan dan kualitas layanan tetap terjaga.


Sementara itu, Pangdam Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan TNI terus berperan dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk melalui pendataan penerima manfaat program pemerintah dan penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Koperasi Merah Putih.


Ia mengakui luasnya wilayah Kalimantan Tengah menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan. Namun demikian, dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah tetap menjadi perhatian bersama.


Dalam kesempatan yang sama, Kabinda Kalteng Muhammad Nurwah menyoroti pentingnya menjaga stabilitas informasi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.


Menurutnya, sinergi antarinstansi dan penguatan deteksi dini diperlukan untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.


Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat, sejumlah daerah kini dituntut lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas program yang menyentuh masyarakat.


Melalui forum tersebut, seluruh unsur Forkopimda Kalimantan Tengah sepakat bahwa kolaborasi dan komunikasi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan berbagai program pembangunan tetap berjalan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Berdasarkan jalannya diskusi, semangat sinergi antarinstansi menjadi pesan utama yang mengemuka, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan dan mewujudkan target pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie


Comments


bottom of page