top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

DWP Kalteng Perkuat Edukasi ASI dan Gizi Anak untuk Dukung Indonesia Emas 2045

2 hours ago
2 min read
Ketua DWP Provinsi Kalimantan Tengah Noor Hermi Yanti Anang Dirjo bersama pengurus dan anggota dalam Pertemuan Rutin Tahun 2026 di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah. (Foto: MMCKalteng).
Ketua DWP Provinsi Kalimantan Tengah Noor Hermi Yanti Anang Dirjo bersama pengurus dan anggota dalam Pertemuan Rutin Tahun 2026 di Aula Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah. (Foto: MMCKalteng).

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah mengajak anggotanya meningkatkan kepedulian terhadap pemberian air susu ibu (ASI) dan pemenuhan gizi anak sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Edukasi tersebut menjadi salah satu materi dalam Pertemuan Rutin DWP Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (5/11/2026).


Ketua DWP Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Hermi Yanti Anang Dirjo, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan meningkatkan partisipasi anggota dalam organisasi. Ia mengajak seluruh anggota untuk saling mendukung, mempererat silaturahmi, serta membangun komunikasi yang baik.


Noor juga mengapresiasi kehadiran dan antusiasme anggota dalam pertemuan tersebut. Ia berharap kegiatan rutin ini dapat menambah wawasan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari maupun lingkungan keluarga.


Pertemuan tersebut menghadirkan Penelaah Teknis Kebijakan Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Erawati, sebagai narasumber dengan materi bertajuk Peran Ibu DWP dalam Menciptakan Lingkungan Peduli ASI Menuju Indonesia Emas 2045.


Dalam pemaparannya, Erawati menjelaskan bahwa ASI merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta melindungi bayi dari berbagai penyakit.


Ia turut menjelaskan manfaat menyusui bagi kesehatan ibu, di antaranya membantu pemulihan setelah persalinan serta mengurangi risiko kanker payudara dan kanker ovarium. Karena itu, dukungan keluarga dinilai penting agar pemberian ASI dapat berjalan optimal.


Selain edukasi ASI, Erawati menyoroti pemenuhan gizi pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.


Menurutnya, kecukupan gizi pada periode tersebut berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak, sekaligus mencegah stunting. Peran ibu dan keluarga diperlukan untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi sejak dini.


Melalui kegiatan ini, anggota DWP diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan keluarga, khususnya terkait pemberian ASI dan pemenuhan gizi anak.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DWP Provinsi Kalimantan Tengah Selvie Juni Gultom, Ketua Bidang Ekonomi Rosaliyanti Syahfiri, Sekretaris Rizky Gamarani Rangga Lesmana, serta jajaran pengurus dan anggota DWP Provinsi Kalimantan Tengah.


-red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page