Ditjenpas Kalteng dan JKI Shalom Perpanjang Kerja Sama Pembinaan Rohani Warga Binaan
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 days ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah kembali memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Shalom Kalimantan Tengah, Selasa (23/6/2026).
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pembinaan spiritual bagi tahanan dan warga binaan pemasyarakatan di seluruh Kalimantan Tengah.
Perjanjian ditandatangani langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, bersama Koordinator JKI Shalom Kalimantan Tengah, Pdt. Thomas M. Simanjuntak.
Melalui kerja sama tersebut, JKI Shalom akan terus mendukung pelaksanaan pembinaan kerohanian dan pendalaman iman bagi warga binaan yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), serta Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Kalimantan Tengah.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, mengatakan pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan perubahan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan. Melalui pendalaman iman yang dilakukan secara konsisten, warga binaan dapat membangun kesadaran diri, memperbaiki sikap, serta memiliki motivasi yang lebih kuat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Menurut Hensah, keberhasilan program pembinaan tidak dapat dilakukan hanya oleh institusi pemasyarakatan, tetapi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga keagamaan dan masyarakat.
Ia menilai sinergi yang terjalin dengan JKI Shalom menjadi salah satu bentuk kolaborasi positif dalam mendukung proses pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini menjadi wujud sinergi yang sangat positif. Kami menyadari bahwa keberhasilan pembinaan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dan tokoh keagamaan,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator JKI Shalom Kalimantan Tengah, Pdt. Thomas M. Simanjuntak, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan kerohanian warga binaan melalui pelayanan rohani, pendampingan, dan kegiatan pendalaman iman yang dilakukan secara terstruktur.
Dengan perpanjangan kerja sama ini, pelayanan kerohanian di seluruh Lapas, LPKA, dan Rutan di Kalimantan Tengah diharapkan semakin optimal dalam membantu warga binaan memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual.
Hensah berharap pembinaan yang berkelanjutan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Melalui perpanjangan PKS ini, kami berharap manfaat pembinaan kerohanian dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh warga binaan. Dengan bekal nilai-nilai keimanan yang kuat, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat ketika kembali ke lingkungan sosialnya,” tutupnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri
















Comments