top of page
KN.png

Disdukcapil Barito Utara Ingatkan Warga Waspada Penipuan Berkedok Aktivasi IKD

Mewaspadai penipuan digital yang mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi data kependudukan melalui WhatsApp, telepon, maupun video call. (Foto. Dok. Disdukcapil Kab Barito Utara)
Mewaspadai penipuan digital yang mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan verifikasi data kependudukan melalui WhatsApp, telepon, maupun video call. (Foto. Dok. Disdukcapil Kab Barito Utara)

KALTENG NETWORK, MUARA TEWEH – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) maupun verifikasi data kependudukan melalui WhatsApp, telepon, dan video call.


Imbauan tersebut disampaikan menyusul maraknya upaya penipuan yang memanfaatkan nama instansi pemerintah untuk memperoleh data pribadi masyarakat.


Kepala Disdukcapil Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, menegaskan bahwa seluruh proses aktivasi IKD tidak pernah dilakukan melalui komunikasi daring yang meminta data pribadi warga.


“Modus yang beredar belakangan ini mengatasnamakan Disdukcapil untuk aktivasi IKD atau verifikasi data. Kami tegaskan, tidak ada layanan seperti itu melalui WhatsApp, telepon, atau video call,” ujarnya, Rabu (18/6/2026).


Menurut Hendra, para pelaku memanfaatkan metode rekayasa sosial atau social engineering dengan menghubungi korban dan mengaku sebagai petugas Disdukcapil untuk memperoleh informasi pribadi maupun data kependudukan.


Ia menjelaskan bahwa aktivasi IKD hanya dapat dilakukan secara langsung atau tatap muka di kantor pelayanan resmi Disdukcapil. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pesan, panggilan telepon, maupun video call yang mengatasnamakan petugas kependudukan.


Disdukcapil juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuka tautan atau link yang dikirim oleh pihak tidak dikenal, meskipun menggunakan identitas atau logo instansi pemerintah.


“Jika ragu, datang langsung ke kantor Disdukcapil. Jangan pernah mengisi formulir atau memberikan data melalui link yang tidak resmi,” tegasnya.


Selain itu, Hendra menegaskan bahwa aplikasi Identitas Kependudukan Digital yang resmi hanya tersedia melalui Google Play Store dan App Store. Seluruh layanan administrasi kependudukan yang diberikan Disdukcapil juga tidak dipungut biaya.


Menurutnya, meningkatnya kasus penipuan digital yang menyasar data kependudukan menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan kebocoran data pribadi hingga penyalahgunaan identitas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Karena itu, Disdukcapil Barito Utara terus mendorong upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami prosedur layanan administrasi kependudukan yang resmi serta mampu mengenali berbagai modus penipuan yang berkembang di ruang digital.


Melalui peningkatan literasi digital dan kewaspadaan masyarakat, diharapkan risiko penyalahgunaan data pribadi dapat diminimalkan sehingga keamanan informasi kependudukan warga tetap terjaga. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page