top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Subandi Pastikan Anggaran Bukan Kendala Penanganan Karhutla di Palangka Raya

Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi saat menyampaikan pandangan terkait penanganan karhutla usai Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya. (Foto: Istimewa)
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi saat menyampaikan pandangan terkait penanganan karhutla usai Sidang Paripurna DPRD Kota Palangka Raya. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, memastikan dukungan anggaran tidak seharusnya menjadi kendala dalam upaya penanganan di lapangan.


Hal tersebut disampaikan Subandi seusai pelaksanaan sidang paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Selasa (18/8/2026).


Menurutnya, DPRD memiliki peran pengawasan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan optimal. Ia juga mengapresiasi berbagai unsur yang telah terlibat dalam upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran.


“Penanganan hutan dan lahan ini perlu partisipasi semua pihak. Nah, kami dari DPRD salah satunya adalah melakukan pengawasan,” ujar Subandi.

Ia menyebut penanganan karhutla melibatkan berbagai komponen, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Damkar hingga relawan yang turun langsung ke lokasi.


“Kami apresiasi, semua komponen sudah melakukan yang terbaik, TNI, Polri, BPBD, Damkar dan termasuk para relawan,” katanya.

Di sisi lain, Subandi meminta Pemerintah Kota Palangka Raya segera menyelesaikan apabila masih terdapat kendala administratif maupun proses anggaran yang berpotensi menghambat penanganan karhutla.


“Manakala tadi ada ganjalan atau hambatan mengenai administrasi proses anggaran, kami mendorong pemerintah kota segera menyelesaikan,” tegasnya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk penanganan karhutla dapat kembali dibahas apabila dukungan yang tersedia belum mencukupi. DPRD, kata dia, siap mendorong penambahan anggaran melalui pembahasan perubahan APBD.


“Bahkan kami pada saat perubahan APBD, kalau memang anggaran itu diperlukan, kami akan usul pemerintah kota untuk ditambah di perubahan itu,” jelasnya.

Subandi menegaskan penanganan karhutla membutuhkan respons cepat sehingga persoalan anggaran tidak boleh menghambat upaya di lapangan.


“Intinya, penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak ada persoalan dengan anggaran,” pungkas Subandi.

Ia berharap seluruh unsur yang terlibat terus memperkuat koordinasi agar penanganan karhutla di Kota Palangka Raya dapat berjalan lebih cepat dan efektif. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page