Sekda Katingan Instruksikan DLH Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Titik Api di Lahan Gambut

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengoperasikan perangkat pendeteksi panas (thermal), termasuk drone thermal, guna melacak lahan yang masih terbakar di wilayah Kabupaten Katingan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) benar-benar tuntas, meskipun kabut asap di Kasongan mulai menipis dalam beberapa hari terakhir.
Christian mengatakan, pemantauan tidak cukup hanya mengandalkan laporan petugas di lapangan. Deteksi melalui drone thermal dan pemantauan titik panas (hotspot) satelit diperlukan untuk mengidentifikasi lokasi yang masih menyimpan panas, terutama di kawasan gambut.
Menurutnya, kebakaran di lahan gambut berpotensi tetap berlangsung di bawah permukaan meskipun api tidak lagi terlihat. Jika bara di dalam lapisan gambut tidak ditangani hingga tuntas, asap berisiko kembali muncul.
Karena itu, hasil pemetaan thermal akan digunakan sebagai dasar bagi petugas untuk menentukan lokasi pemadaman lanjutan, termasuk melakukan pembasahan ulang pada area yang masih terdeteksi panas.
Pengoperasian perangkat tersebut akan dikoordinasikan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, TNI-Polri, serta Satgas Karhutla tingkat kecamatan.
Christian juga meminta DLH memprioritaskan pemantauan di wilayah rawan, meliputi Kecamatan Katingan Hilir, Tasik Payawan, Kamipang, dan Mendawai. Hasil pemantauan thermal diminta dilaporkan setiap hari kepada Posko Utama agar tindak lanjut di lapangan dapat segera dilakukan.
Selain penanganan kebakaran, Pemkab Katingan juga menyoroti penegakan hukum terhadap pihak yang sengaja membakar lahan untuk membuka area baru. Lahan yang terdeteksi masih terbakar akan didata, dan apabila ditemukan indikasi kesengajaan, penanganannya akan diserahkan kepada pihak berwenang sesuai ketentuan hukum.
Hingga awal November 2026, Satgas Karhutla Kabupaten Katingan mencatat puluhan hektare lahan gambut telah terbakar. Kondisi kualitas udara di wilayah tersebut juga sempat berada pada kategori tidak sehat.
Melalui pemanfaatan teknologi deteksi panas dan koordinasi lintas instansi, Pemkab Katingan berupaya memastikan titik api yang tersisa dapat ditangani hingga tuntas serta mencegah munculnya kembali kabut asap di wilayah setempat.
-red
Penulis: Angel
Editor: Hairul





















Comments