top of page
KN.png

Berita Terpopuler

Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Perempuan yang Ditemukan di Dermaga

Petugas Satpolairud Polres Kotawaringin Timur bersama relawan mengevakuasi jenazah seorang perempuan yang ditemukan mengapung di kawasan Dermaga Pelabuhan Taksi Air Pasar PPM, Sampit, Minggu (28/6/2026). (Foto: AI Generated)
Petugas Satpolairud Polres Kotawaringin Timur bersama relawan mengevakuasi jenazah seorang perempuan yang ditemukan mengapung di kawasan Dermaga Pelabuhan Taksi Air Pasar PPM, Sampit, Minggu (28/6/2026). (Foto: AI Generated)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Kepolisian mengungkap hasil penyelidikan sementara terkait penemuan jenazah seorang perempuan di kawasan Pelabuhan Taksi Air Susur Sungai, Kompleks Pasar PPM, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (28/6/2026).


Korban diketahui berinisial M (62), warga Jalan Pasar Berdikari, Sampit. Identitas korban dipastikan setelah pihak keluarga mendatangi lokasi usai menerima informasi dari warga dan relawan.


Kasi Humas Polres Kotawaringin Timur, AKP Edy Wiyok, mengatakan penemuan jenazah bermula dari laporan masyarakat kepada personel Satpolairud Polres Kotim yang sedang bertugas di kawasan pelabuhan.


"Anggota Satpolairud yang sedang melaksanakan tugas jaga menerima informasi dari warga terkait adanya mayat yang mengapung di sekitar pelabuhan taksi air susur sungai Kompleks PPM. Petugas kemudian menuju lokasi dan menghubungi PMI untuk mengevakuasi korban ke RSUD dr Murjani Sampit guna dilakukan visum," ujarnya, Senin (29/6/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal serta keterangan pihak keluarga, korban diketahui kerap beraktivitas di tepian Sungai Mentaya, seperti mencuci peralatan makan maupun mandi.


Menurut keterangan suami korban, M juga beberapa kali pernah tercebur ke sungai saat beraktivitas di sekitar lokasi, namun sebelumnya selalu berhasil diselamatkan.


Selain itu, korban diketahui memiliki riwayat gangguan penglihatan (rabun) serta pernah mengalami stroke ringan. Sementara itu, informasi mengenai dugaan korban memiliki riwayat epilepsi masih sebatas keterangan sejumlah warga dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab peristiwa tersebut.


Polisi menegaskan hasil visum luar tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.


"Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Edy.

Pihak keluarga juga telah menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi.


Meski demikian, kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti meninggalnya korban.


Sebelumnya, penemuan jenazah perempuan yang mengapung di bawah jembatan titian kayu Dermaga Pelabuhan Kelotok atau Taksi Air Pasar PPM sempat mengundang perhatian warga. Jenazah kemudian dievakuasi petugas bersama relawan menuju RSUD dr Murjani Sampit untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page