Pemprov Kalteng Komitmen Tingkatkan Akses dan Kualitas PAUD
- kaltengnetwork.com
- 6 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting sebagai fondasi utama dalam membentuk sikap, karakter, kecerdasan, dan kepribadian anak.
“Lomba ini merupakan wujud nyata dari pembelajaran yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga belajar untuk berani, kreatif, dan percaya diri,” ujar Gubernur melalui Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden pada pembukaan Lomba Fashion Show dan Lomba Mewarnai bagi anak usia dini dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Senin (27/4/2026).
Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat akses dan pemerataan layanan PAUD, meningkatkan kualitas pendidikan, mengintegrasikan layanan dengan sektor kesehatan, gizi, dan perlindungan anak, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan, sekaligus pesan kepada anak-anak untuk terus belajar, berani bermimpi, dan percaya diri dalam mengembangkan potensi sebagai generasi masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia.
Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai perjuangan dan semangat belajar sejak usia dini.
“Melalui lomba fashion show, anak-anak belajar mengekspresikan diri, mengenal keberagaman budaya, serta bangga terhadap pakaian adat maupun karya lokal. Sedangkan melalui lomba mewarnai, anak-anak dapat menyalurkan imajinasi, perasaan, dan harapan mereka,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan, bermakna, dan berkesan bagi anak-anak, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Wajib Belajar 13 Tahun.
Hal serupa disampaikan Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Kalteng, Nunu Andriani, yang menyebut kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta dari murid PAUD dan TK di Kota Palangka Raya, dengan tujuan mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik anak, sekaligus menanamkan nilai keberanian, kemandirian, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Ketua Organisasi Perempuan Provinsi Kalimantan Tengah, Bunda PAUD Kota Palangka Raya, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Palangka Raya, serta dewan juri dan panitia. -red
Foto: mmc.kalteng















Comments