Fakta Soal Warna Hijau, Kenapa Banyak Brand Raksasa Pakai Warna Ini?
- kaltengnetwork.com
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENGNETWORK- Jika diperhatikan, cukup banyak brand besar dunia yang menggunakan warna hijau sebagai identitas utama mereka. Mulai dari perusahaan teknologi, makanan dan minuman, layanan keuangan, hingga marketplace, warna hijau seolah punya tempat spesial di dunia branding.
Lalu, sebenarnya apa yang membuat warna hijau begitu menarik bagi brand? Ternyata, ada penjelasan ilmiahnya!
Mata Manusia Paling Sensitif terhadap Spektrum Hijau
Mata manusia dapat menangkap cahaya tampak dengan panjang gelombang sekitar 380 hingga 700 nanometer. Dari seluruh spektrum warna tersebut, hijau berada di kisaran 495–570 nanometer. Hijau menjadi salah satu warna yang paling mudah ditangkap oleh mata manusia.
Hal ini berkaitan dengan cara kerja retina manusia. Di dalam mata terdapat sel fotoreseptor bernama cone cells yang bertugas mendeteksi warna. Menariknya, cone cells manusia paling responsif terhadap cahaya pada spektrum hijau.
Dekat dengan Alam Sejak Zaman Purba
Selama ribuan tahun, manusia hidup berdampingan dengan alam yang didominasi warna hijau dari berbagai tumbuhan. Karena itu, otak manusia secara alami mengasosiasikan hijau dengan lingkungan yang aman, subur, dan mendukung kehidupan.
Tidak heran jika warna hijau sering memberi efek yang lebih menenangkan dibanding merah yang cenderung memicu kewaspadaan atau biru tua yang terasa formal.
Kenapa Brand Suka Memakai Hijau?
Karena nyaman di mata, hijau menjadi pilihan ideal bagi banyak perusahaan yang ingin terlihat ramah dan mudah diakses.
Pada aplikasi seperti WhatsApp, hijau membantu menciptakan kesan komunikasi yang santai dan personal. Sementara Grab menggunakan hijau untuk memberi kesan aman dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, Spotify memakai hijau terang agar terlihat energik, muda, dan mudah dikenali di antara aplikasi lain.
Bahkan Tokopedia sejak awal menggunakan hijau untuk membangun identitas sebagai platform yang bertumbuh bersama UMKM dan ekonomi digital Indonesia.
Tapi Tidak Semua Brand Cocok dengan Hijau
Meski punya banyak asosiasi positif, hijau tidak selalu cocok untuk semua identitas brand.
Perusahaan yang ingin terlihat agresif dan penuh energi biasanya memilih merah. Brand mewah cenderung memakai hitam atau emas, sementara perusahaan teknologi futuristik lebih sering menggunakan biru atau silver.
Pada akhirnya, warna hijau bukan sekadar “warna daun”. Di balik kesan segar dan menenangkan itu, ternyata ada alasan biologis yang membuat manusia memang lebih nyaman melihatnya. -red
Penulis : Ivonne Hana
Editor : Emuna Asie















Comments