top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

DPRD Palangka Raya Bahas RAPBD 2027, Fraksi Soroti Target Pendapatan Daerah

2 days ago
2 min read
Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027. (Foto: Dok. Wiyandri).
Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027. (Foto: Dok. Wiyandri).

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – DPRD Kota Palangka Raya menggelar Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027 dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Wali Kota Palangka Raya mengenai Nota Keuangan Rancangan APBD (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, Senin (5/10/2026).


Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palangka Raya dan dipimpin Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subadi.


Dalam pemandangan umumnya, masing-masing fraksi menyampaikan pandangan, masukan, serta pertanyaan mengenai rancangan pendapatan dan belanja daerah yang diajukan Pemerintah Kota Palangka Raya.


Subadi mengatakan, pemandangan umum fraksi merupakan bagian dari tahapan pembahasan RAPBD 2027. Berbagai catatan dan pertanyaan yang disampaikan fraksi selanjutnya akan dijawab Pemerintah Kota Palangka Raya.


“Pemerintah kota tentu akan menjawab apa yang dipertanyakan,” ujar Subadi.


Setelah jawaban pemerintah disampaikan, pembahasan RAPBD akan dilanjutkan melalui Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya. Pendalaman akan mencakup sejumlah aspek, terutama berkaitan dengan proyeksi pendapatan dan belanja daerah.


“Yang kedua, setelah jawaban, tentu nanti akan diperdalam lagi dalam rapat Badan Anggaran untuk pembahasan lebih lanjut terhadap pendapatan, belanja, dan lain-lain,” katanya.


Selain membahas rancangan APBD 2027, DPRD juga menyoroti pelaksanaan APBD tahun anggaran 2026. Subadi mendorong Pemkot Palangka Raya segera mempercepat realisasi pendapatan, termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta belanja daerah.


Menurutnya, capaian realisasi APBD akan terlihat lebih jelas menjelang akhir tahun. Ia menyebut realisasi APBD Kota Palangka Raya pada tahun-tahun sebelumnya dapat mencapai lebih dari 95 persen.


“Berarti yang perlu mendapat perhatian adalah segera melakukan pelaksanaan, realisasi, baik itu pencapaian PAD maupun belanja,” ujarnya.


Untuk RAPBD 2027, DPRD juga akan mendalami proyeksi peningkatan pendapatan daerah yang diajukan pemerintah kota.


Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan meningkat dari sekitar Rp1,2 triliun menjadi sekitar Rp1,4 triliun. Sementara PAD diproyeksikan naik dari sekitar Rp339 miliar menjadi sekitar Rp509 miliar.


Subadi menegaskan, DPRD akan melihat lebih jauh apakah target peningkatan tersebut realistis dengan mempertimbangkan potensi dan pos-pos pendapatan yang tersedia.


“Kita akan dalami, apakah target-target tersebut realistis atau tidak. Manakala itu sudah realistis dengan pos-pos pendapatan yang ada, tentu kita akan mendukung langkah pemerintah kota untuk menaikkan pendapatan secara berkelanjutan,” katanya.


Ia menambahkan, berbagai catatan yang disampaikan fraksi akan menjadi bahan pendalaman dalam pembahasan RAPBD 2027 sekaligus evaluasi terhadap kebijakan anggaran pemerintah daerah.


Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penyampaian jawaban Pemerintah Kota Palangka Raya atas pemandangan umum fraksi, sebelum kemudian dibahas lebih mendalam melalui Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya.


-red


Penulis: Angel

Editor: Wiyandri

Comments


bottom of page