top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Ditpolairud Polda Kalteng Padamkan Karhutla di Kotim

3 hours ago
1 min read
Personel Ditpolairud Polda Kalteng bersama tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa).
Personel Ditpolairud Polda Kalteng bersama tim gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa).

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah melalui Kapal Polisi XVIII-1004 dikerahkan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).


Kebakaran tersebut menghanguskan areal seluas puluhan hektare. Kondisi cuaca panas dalam beberapa hari terakhir disebut turut memengaruhi cepatnya penyebaran api.


Untuk mencegah kobaran meluas, tim gabungan yang dipimpin kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus pengawasan terhadap titik api.


Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra mengatakan puluhan personel dikerahkan dalam penanganan tersebut.


Selain melakukan pemadaman, personel juga melakukan patroli untuk memastikan tidak muncul kembali titik api di sekitar lokasi.


“Tim telah bekerja keras mengendalikan api. Kami mengerahkan puluhan personel untuk memadamkan api sekaligus melakukan patroli pengawasan agar kebakaran tidak terjadi lagi,” ujar Dony, Jumat (18/9/2026).


Dony mengatakan penanganan dilakukan sebagai langkah untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah lain. Setelah proses pemadaman, pengawasan tetap dilakukan di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali api.


Saat ini, kobaran api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, personel kepolisian tetap meningkatkan patroli dan pemantauan terhadap wilayah yang rawan terjadi Karhutla.


Selain pengawasan, sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat juga terus dilakukan. Masyarakat diimbau ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page