Dislutkan Kalteng dan Universitas Antakusuma Jalin Kerja Sama Kembangkan Sektor Kelautan dan Perikanan
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Antakusuma melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di Aula Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dihadiri Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widanarni beserta jajaran, Rektor Universitas Antakusuma M. Fatchurahman, Dekan Fakultas Pertanian, Peternakan dan Ekologi Perikanan Geger Suharmono, Ketua Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Vita Yanuar, Ketua Program Studi Budidaya Perairan Alexander Burhani Marda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Antakusuma M. Fatchurahman mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan daerah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, implementasi kerja sama telah diwujudkan melalui program magang mahasiswa di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Budidaya Air Payau dan Laut (UPT PBAPL) Kumai sebagai sarana pembelajaran sekaligus penguatan kompetensi di lapangan.
“Kami juga mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di BLUD UPT PBAPL Kumai sebagai bentuk implementasi pembelajaran di lapangan,” tambahnya.
Dorong Inovasi dan Peningkatan SDM
Sementara itu, Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widanarni mengatakan Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang besar sehingga memerlukan kolaborasi berbagai pihak agar pengelolaannya dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi, kajian ilmiah, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Kalimantan Tengah.
Sri berharap ruang lingkup kerja sama tersebut ke depan dapat diperluas hingga menjangkau kabupaten-kabupaten pesisir lainnya.
“Kami berharap, ke depan apabila memungkinkan, kegiatan ini juga dapat dilaksanakan di kabupaten pesisir lainnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung program prioritas pemerintah.
“Salah satu program prioritas pemerintah, yaitu Program Kampung Nelayan Merah Putih saat ini telah berjalan di Kabupaten Kotawaringin Barat dan diharapkan dapat mendukung Asta Cita Presiden serta visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah,” jelas Sri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, dilanjutkan penyampaian sambutan dari kedua belah pihak, dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dimulainya kemitraan.
Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah dan perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang kelautan dan perikanan, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kalimantan Tengah. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments