3.000 Paket Bantuan Pangan Disalurkan di Nanga Bulik, 575 Keluarga Terima BLT KHBS

KALTENG NETWORK, LAMANDAU – Sebanyak 3.000 paket bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Minggu (25/10/2026). Selain bantuan pangan, sebanyak 575 keluarga penerima manfaat (KPM) juga menjadi sasaran penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Penyaluran bantuan berlangsung di GPU Lantang Torang dan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo. Kegiatan tersebut juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian masker dan vitamin untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut diberikan di tengah kondisi musim kemarau dan kabut asap yang memengaruhi aktivitas masyarakat serta kebutuhan sehari-hari, termasuk akses terhadap air bersih.
Edy mengatakan, penanganan dampak karhutla membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat. Selain upaya pemadaman, perhatian juga perlu diberikan kepada warga yang terdampak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan kesehatan.
“Penyaluran bantuan pangan dan BLT Kartu Huma Betang Sejahtera ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Edy.
Ia menjelaskan, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus melakukan berbagai langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau dan karhutla.
Edy juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang semakin meluas.
Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, masyarakat diminta menjaga kesehatan dengan menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kabut asap meningkat.
Sementara itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan bahwa bantuan pangan dan BLT KHBS diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak kondisi kemarau dan karhutla.
Ia juga menekankan pentingnya penyaluran bantuan secara tepat sasaran agar dapat diterima oleh warga yang berhak.
Menurut Rizky, kemarau berkepanjangan telah membawa dampak terhadap kehidupan masyarakat di Kabupaten Lamandau. Selain gangguan akibat kabut asap, keterbatasan ketersediaan air bersih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.
Pemerintah daerah berharap kondisi segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Agus Candra, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Farid Wajdi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Aryawan, serta Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Eddy Karusman.
Melalui penyaluran bantuan pangan, BLT KHBS, dan layanan kesehatan tersebut, pemerintah berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terbantu selama penanganan dampak karhutla di Kabupaten Lamandau masih berlangsung.
-red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments