top of page

Refleksi HUT ke-69 Kalteng, Teras Narang Soroti Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Agustin Teras Narang menyampaikan refleksi Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya. (Foto. Dok. Kalteng Network)
Agustin Teras Narang menyampaikan refleksi Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya. (Foto. Dok. Kalteng Network)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah menjadi momentum refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi dan kebijakan nasional. Mantan Gubernur Kalimantan Tengah dua periode, Agustin Teras Narang, menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.


Menurut Teras Narang, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa hubungan yang harmonis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ia menegaskan masyarakat memandang pemerintah sebagai satu kesatuan yang diharapkan mampu menghadirkan pelayanan dan pembangunan secara nyata.


“Rakyat tidak melihat pembagian kewenangan, tetapi ingin merasakan hasil pembangunan dan pelayanan yang baik,” ujarnya dalam refleksi Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah.


Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah itu mengatakan semangat kolaborasi perlu terus diperkuat, terutama di tengah tekanan fiskal daerah dan dampak kondisi ekonomi global yang turut memengaruhi pelaksanaan pembangunan.


Ia juga mengenang masa kepemimpinannya ketika hubungan komunikasi dengan pemerintah pusat berjalan baik. Menurutnya, sinergi dengan pemerintah pusat pada masa Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono memberikan dukungan besar terhadap percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan konektivitas wilayah.


Teras menilai pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dukungan anggaran dan kebijakan dari pemerintah pusat dinilai tetap menjadi faktor penting agar pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Dalam refleksinya, ia juga menyoroti pentingnya memberikan ruang lebih luas bagi daerah untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tengah kebijakan efisiensi dan pengetatan anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah.


Menurutnya, filosofi Huma Betang yang menjadi nilai budaya masyarakat Dayak harus diterapkan dalam tata kelola pemerintahan melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan saling mendukung antar pemangku kepentingan.


Ia berharap seluruh kepala daerah di Kalimantan Tengah terus memperkuat komunikasi dan sinergi pembangunan dengan pemerintah pusat agar program prioritas daerah dapat berjalan lebih cepat dan efektif.


Selain itu, Teras Narang juga berharap Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah pusat dapat memahami kebutuhan riil masyarakat di daerah, termasuk Kalimantan Tengah, sehingga dukungan pembangunan dan kebijakan fiskal dapat diberikan secara tepat sasaran. -red


Penulis: Angel

Editor: Adi

Comments


bottom of page