top of page

Pemprov Kalteng Matangkan Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional

Rapat verifikasi dan penilaian hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) berlangsung di Kantor Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian KKS tingkat nasional. (Foto. Dok. Wiyandri)
Rapat verifikasi dan penilaian hasil Self Assessment Kabupaten/Kota Sehat (KKS) berlangsung di Kantor Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian KKS tingkat nasional. (Foto. Dok. Wiyandri)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mematangkan persiapan kabupaten dan kota dalam menghadapi penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional atau Swasti Saba.


Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Verifikasi dan Penilaian Hasil Self-Assessment Kabupaten/Kota Sehat yang digelar di Ruang Rapat Kepala Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026).


Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kalteng, Chandra F. Asmara, mengatakan verifikasi dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah, baik dari sisi administrasi maupun pemenuhan indikator yang menjadi syarat dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat.


Menurutnya, salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah komitmen pemerintah daerah yang dibuktikan melalui pembentukan Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat.


“Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian dari proses pembinaan untuk memastikan kesiapan daerah dalam mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional,” ujarnya.


Chandra menjelaskan, pemerintah pusat menargetkan seluruh kabupaten dan kota dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan KKS. Karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong daerah untuk melengkapi berbagai persyaratan yang diperlukan.


Hingga saat ini, lima kabupaten di Kalimantan Tengah telah menginput data penilaian mandiri atau self-assessment melalui aplikasi SIPANTAS. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang hanya diikuti dua kabupaten.


Selain menilai aspek kelembagaan, proses verifikasi juga dilakukan terhadap pemenuhan indikator pada berbagai tatanan Kabupaten/Kota Sehat yang telah dilaporkan masing-masing daerah.


Menurut Chandra, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengevaluasi capaian daerah, tetapi juga mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang perbaikan yang dapat dilakukan ke depan.


Program Kabupaten/Kota Sehat merupakan salah satu upaya mendorong pembangunan berwawasan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Keberhasilannya tidak hanya diukur dari capaian indikator, tetapi juga dari komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.


Melalui proses verifikasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap semakin banyak daerah yang mampu memenuhi persyaratan dan mengikuti penilaian tingkat nasional sehingga kualitas penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di daerah dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. -red


Penulis: Angel

Editor: Wiyandri

Comments


bottom of page