2 hours ago1 min read


3 hours ago2 min read



KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya peran Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Tengah sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menghadiri Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (11/5/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi pelaksanaan FORBISDA yang dinilai menjadi wadah strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi, membangun kolaborasi program, serta meningkatkan kontribusi HIPMI terhadap pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, penguatan sektor usaha, khususnya pelaku usaha muda, menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang merata dan berkelanjutan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memandang pelaku usaha muda memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi daerah yang inklusif dan berkesinambungan,” ujar Agustiar Sabran.
Ia menilai tantangan ekonomi global, perkembangan digitalisasi, dan persaingan usaha yang semakin ketat menuntut HIPMI untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan HIPMI melalui berbagai program pengembangan ekonomi, seperti peningkatan investasi, pemberdayaan UMKM, hilirisasi sumber daya alam, hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Ia berharap FORBISDA dapat menghasilkan gagasan inovatif serta rekomendasi strategis yang mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan ekonomi Kalimantan Tengah.
Selain itu, Agustiar mengajak seluruh kader HIPMI untuk membangun jiwa kewirausahaan yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat.
“Jadilah pengusaha muda yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Tengah, Bintang Agustiar Sabran, mengatakan FORBISDA menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara pengusaha muda dan pemerintah daerah guna menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.
Ia menegaskan bahwa sinergi bersama pemerintah daerah diperlukan untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera.
Bintang juga menyoroti pentingnya dukungan terhadap perkembangan wirausaha muda melalui kemudahan perizinan, akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan usaha.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Wakil Bendahara BPP HIPMI Ade Jona Prasetiyo, kepala perangkat daerah dan instansi vertikal, pelaku usaha muda, akademisi, narasumber, mitra kerja, panitia, serta peserta FORBISDA. -red
Foto: mmc.kalteng






Comments