top of page
KN.png

BPS Gunung Mas Matangkan Kesiapan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Kepala BPS Kabupaten Gunung Mas, Mulya Setiawan, berfoto bersama para petugas dan peserta usai pembukaan pelatihan gelombang kedua Sensus Ekonomi 2026 di Kuala Kurun, Rabu (10/6/2026), sebagai persiapan pelaksanaan pendataan lapangan di wilayah Kabupaten Gunung Mas. (Foto. Dok. BPS Gunung Mas)
Kepala BPS Kabupaten Gunung Mas, Mulya Setiawan, berfoto bersama para petugas dan peserta usai pembukaan pelatihan gelombang kedua Sensus Ekonomi 2026 di Kuala Kurun, Rabu (10/6/2026), sebagai persiapan pelaksanaan pendataan lapangan di wilayah Kabupaten Gunung Mas. (Foto. Dok. BPS Gunung Mas)

KALTENG NETWORK, KUALA KURUN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas terus mematangkan kesiapan petugas yang akan melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di wilayah setempat. Pendataan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat serta pelaku usaha.


Kepala BPS Gunung Mas, Mulya Setiawan, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas adalah melalui pelatihan intensif sebelum turun ke lapangan.


“Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang dengan total 130 peserta. Gelombang pertama berlangsung pada 6–8 Juni 2026 dan gelombang kedua pada 10–12 Juni 2026, yang seluruhnya dipusatkan di Kuala Kurun,” ujarnya, Kamis.


Menurut Mulya, pelatihan tersebut membekali petugas dengan pemahaman mengenai konsep dan definisi Sensus Ekonomi 2026, teknik wawancara, hingga penggunaan aplikasi FASIH-Mobile yang akan digunakan dalam proses pendataan berbasis digital.


Aplikasi FASIH-Mobile merupakan sistem survei dan sensus milik BPS yang dapat dioperasikan melalui telepon pintar maupun tablet untuk mendukung proses pendataan secara lebih efektif dan efisien.


“FASIH merupakan singkatan dari Flexible Authentically Survey in Harmony yang memungkinkan petugas melakukan pendataan dengan lebih efisien di lapangan,” jelasnya.

Ia berharap seluruh petugas yang telah mengikuti pelatihan dapat menjalankan tugas secara profesional sehingga menghasilkan data yang akurat dan berkualitas untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan SE2026 di Kabupaten Gunung Mas.


Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan menyeluruh yang dilaksanakan BPS secara nasional mulai Mei hingga Agustus 2026. Pendataan mencakup seluruh masyarakat dan pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, perusahaan swasta, perbankan, hingga badan usaha milik daerah (BUMD).


Sebelumnya, Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia LP Umbing, menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari sensus tersebut akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.


Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada peran petugas lapangan karena seluruh masyarakat, baik yang memiliki usaha maupun tidak, harus terdata dengan baik.

“Harapan besar pemerintah ada di pundak para petugas SE2026 untuk menghasilkan data yang akurat dan terkini. Laksanakan pendataan dengan bangga sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membangun Gunung Mas,” kata Efrensia.


Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap memperoleh gambaran kondisi ekonomi terkini yang dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page