Mahasiswa UMPR Pelajari Pemuliaan Tanaman di UPT Dinas TPHP Kalteng
- Fransisca Fethy Angelina
- Jun 8
- 2 min read
Updated: Jun 10

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Sebanyak 30 mahasiswa Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) mengikuti kunjungan lapangan ke UPT Balai Pengembangan Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura (BPPBTPH) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (5/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Pemuliaan Tanaman yang diikuti mahasiswa bersama dua dosen pendamping. Selain mempelajari teori di kampus, mahasiswa diajak melihat langsung proses produksi benih dan pengembangan bibit tanaman yang dilakukan di lapangan.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut Kepala UPT BPPBTPH, Isnawati, bersama jajaran tenaga teknis. Mahasiswa mendapat penjelasan mengenai proses produksi benih hortikultura, teknik pemuliaan tanaman, hingga upaya menjaga kualitas benih unggul yang dikembangkan di balai tersebut.
Menurut Isnawati, kegiatan lapangan penting untuk memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dunia kerja di sektor pertanian.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung proses pengembangan benih dan bibit unggul, termasuk pemanfaatan teknologi yang mendukung peningkatan kualitas produksi pertanian,” katanya.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian mahasiswa adalah Laboratorium Kultur Jaringan. Di tempat ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai tahapan perbanyakan tanaman secara in vitro, mulai dari persiapan media tanam, sterilisasi bahan tanaman, proses inokulasi, hingga pembentukan bibit sebelum memasuki tahap aklimatisasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, mahasiswa tampak antusias mengikuti penjelasan tenaga teknis laboratorium. Mereka mengamati proses perbanyakan bibit dari dekat dan aktif berdiskusi mengenai penerapan teknologi kultur jaringan pada berbagai komoditas hortikultura.
Kepala Seksi Perbanyakan Benih Hortikultura, Goalter Zoko, menjelaskan bahwa teknologi kultur jaringan memiliki peran penting dalam mempercepat penyediaan bibit unggul dengan kualitas yang seragam dan jumlah yang lebih banyak.
Usai mengunjungi laboratorium, mahasiswa melanjutkan kegiatan ke screen house aklimatisasi. Di lokasi tersebut, mereka mempelajari proses penyesuaian bibit hasil kultur jaringan sebelum dipindahkan ke lingkungan terbuka atau lahan budidaya.
Dosen pengampu Mata Kuliah Pemuliaan Tanaman UMPR, Nurul Hidayati, mengatakan kegiatan lapangan seperti ini menjadi pelengkap pembelajaran di kelas karena mahasiswa dapat melihat langsung penerapan ilmu yang dipelajari.
Kunjungan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai teknologi perbenihan dan pengembangan tanaman, sekaligus memberikan gambaran tentang penerapan ilmu pertanian di dunia kerja. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie
















Comments