Gubernur Kalteng Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Zero Accident dan Zero Fatality
- Fransisca Fethy Angelina
- 4 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menghadiri Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Rabu (13/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya memperkuat kerja sama lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah sebagai provinsi terluas di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan transportasi dan keselamatan jalan. Tingginya aktivitas di sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, serta meningkatnya mobilitas masyarakat dinilai turut memicu kenaikan arus lalu lintas di berbagai wilayah.
“Pertumbuhan aktivitas transportasi harus diimbangi dengan sistem keselamatan yang kuat. Keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab satu sektor, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Agustiar Sabran.
Ia mengungkapkan berdasarkan data nasional tahun 2025 terdapat lebih dari 158 ribu kasus kecelakaan lalu lintas dengan sekitar 24 ribu korban meninggal dunia. Sementara di Kalimantan Tengah sendiri tercatat sebanyak 1.104 kasus kecelakaan dengan sekitar 25 persen korban meninggal dunia.
Menurut Gubernur, kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terlebih masih banyak ruas jalan nasional maupun daerah yang dinilai rawan kecelakaan akibat kondisi infrastruktur yang belum optimal.
Ia juga menyoroti tantangan pembangunan infrastruktur jalan yang dipengaruhi keterbatasan anggaran dan pengurangan transfer dana ke daerah. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan diminta melakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan lalu lintas, mulai dari titik rawan kecelakaan, kawasan dengan tingkat pelanggaran tinggi, jalan rusak dan minim penerangan, kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), hingga penanganan pascakecelakaan.
Gubernur menegaskan pentingnya penerapan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 33 Tahun 2023 tentang Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2023–2027 sebagai dasar penguatan sistem keselamatan transportasi di daerah.
Ia juga mengajak pemerintah daerah, kepolisian, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi, penegakan hukum, peningkatan infrastruktur keselamatan jalan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengawasan lalu lintas.
“Saya berharap forum ini mampu melahirkan solusi konkret untuk menciptakan sistem transportasi yang aman dan berkeselamatan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut mengapresiasi Polda Kalteng atas penyelenggaraan forum yang dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi menuju target Zero Accident dan Zero Fatality di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi seluruh pihak terkait keselamatan lalu lintas.
Menurut Kapolda, tingginya angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan berkelanjutan. Ia menegaskan keselamatan berkendara harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan produktivitas daerah.
“Kami ingin membangun sistem yang lebih terintegrasi, termasuk memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Kapolda.
Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan langkah strategis dan rencana aksi bersama guna menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Pusat Studi Ilmu Kepolisian Komjen Pol. Krisnanda Dwilaksana, Kasatgas Pusat Studi Ilmu Kepolisian Irjen Pol. Susilo Teguh Raharjo, unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, para Kasat Lantas dan Kanit Kamsel Polres se-Kalteng, serta unsur dunia usaha dan mitra transportasi di Kalimantan Tengah. -red
Foto: mmc.kalteng















Comments