Disdik Kalteng Fasilitasi Pelajar Tempuh Pendidikan ke Luar Negeri
- Fransisca Fethy Angelina
- Jun 5
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan terus membuka peluang bagi pelajar daerah untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program tersebut kini memasuki tahap pemetaan minat serta persiapan kemampuan akademik dan bahasa bagi siswa yang berpotensi menempuh studi internasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Reza Prabowo, mengatakan berbagai negara menjadi tujuan yang diminati para pelajar, mulai dari Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Prancis hingga Jepang.
Menurutnya, saat ini Disdik Kalteng tengah mempersiapkan peserta didik melalui pelatihan dan penguatan kemampuan bahasa asing, termasuk fasilitasi tes TOEFL maupun IELTS yang menjadi salah satu persyaratan di sejumlah perguruan tinggi luar negeri.
“Program ini mulai memasuki tahap pemetaan minat dan persiapan kemampuan akademik serta bahasa bagi pelajar yang berpotensi melanjutkan pendidikan ke berbagai negara,” ujar Reza Prabowo di Palangka Raya, Kamis.
Meski demikian, ia menjelaskan tidak semua negara maupun universitas mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. Beberapa kampus memiliki mekanisme seleksi yang berbeda sesuai kebijakan masing-masing.
“Ada negara yang tidak membutuhkan TOEFL, ada juga kampus di Rusia yang tidak membutuhkan tes Bahasa Inggris seperti itu,” katanya.
Reza mengungkapkan pemetaan telah dilakukan terhadap lulusan kelas XII maupun siswa kelas X dan XI yang dinilai memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Langkah tersebut dilakukan agar proses pendampingan dapat dipersiapkan sejak dini.
Selain membantu peningkatan kemampuan akademik dan bahasa, Disdik Kalteng juga berupaya mempermudah akses informasi terkait jalur pendidikan internasional, termasuk peluang memperoleh berbagai program beasiswa yang tersedia di sejumlah negara.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan generasi muda Kalimantan Tengah memperoleh pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia di tingkat global.
Di sisi lain, Disdik Kalteng juga terus memperkuat transformasi pendidikan melalui digitalisasi di sekolah-sekolah. Berbagai perangkat pendukung pembelajaran berbasis teknologi serta modul digital terus dikembangkan guna menunjang kualitas pendidikan di daerah.
Reza menegaskan, seluruh langkah tersebut sejalan dengan visi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam menciptakan generasi muda yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
“Anak-anak Kalteng tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah perkembangan dunia,” tegasnya.
Dengan berbagai program yang dijalankan, Pemprov Kalteng berharap semakin banyak pelajar daerah yang mampu menembus perguruan tinggi luar negeri dan membawa pengalaman serta pengetahuan baru untuk mendukung pembangunan daerah di masa depan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie
















Comments