top of page

Search Results

2591 results found with an empty search

  • Cermati Aspirasi Masyarakat, Gubernur Kalteng Tunda Pelantikan Pj Bupati Barsel dan Pj Bupati Kobar

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita Kalteng Network, Palangka Raya - Pelantikan Penjabat (Pj) Bupati Barito Selatan dan Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat ditunda. Perihal penundaan disampaikan secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) H. Nuryakin didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Katma F. Dirun, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Agus Siswadi dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. Kalteng Johni Sonder dalam Konferensi Pers yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (22/5/2023). Sebagai informasi, seyogianya pelaksanaan Pelantikan Pj. Bupati Barito Selatan dan Pj. Bupati Kotawaringin Barat akan dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (22/5/2023) Pukul 15.00 WIB, sebagaimana informasi dan undangan yang telah beredar. Namun dikarenakan beberapa dinamika yang berkembang diantaranya adanya penolakan yang disampaikan Masyarakat Peduli Pimpinan Putra Daerah (MP3D) perihal Penyampaian Tuntutan Rakyat tanggal 22 Mei 2023 yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Kalteng. Dalam Penyampaian Tuntutan Rakyat yang bertanggung jawab antara lain Wawan S. Gundik, Ingkit B. S, Djaper, Andreas Junaedy dan Adi A.Noor. Jumlah masa dari MP3D yang hadir di Aula Jayang Tingang sebanyak 20 orang. “Kami menolak pelantikan Penjabat Bupati Barito Selatan dan Penjabat Bupati Kotawaringin Barat, karena merupakan kebijakan pemerintah pusat yang melukai perasaan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya masyarakat dayak” ungkap Wawan S. Gundik. Sementara Ingkit B.S. Djaper menyebut penempatan penjabat bupati dari pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri, tidak memperhatikan kearifan lokal. “Putra daerah yang mencukupi syarat cukup banyak dan cakap dalam mengemban amanah sebagai penjabat bupati, dan tentu sangat memahami karakteristik daerahnya. Apa gunanya diminta Gubernur untuk mengusulkan nama calon, jika yang ditunjuk semua dari pemerintah pusat” angkap Djaper bersemangat. Menyikapi riak-riak yang terjadi di kalangan masyarakat, baik yang disampaikan langsung maupun melalui media sosial yang beredar dalam beberapa hari terakhir, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran memutuskan untuk menunda pelantikan, terlebih dalam suasana jelang puncak peringatan Hari Jadi ke 66 Provinsi Kalimantan Tengah, yang akan diperingati tanggal 23 Mei 2023, agar kondusifitas terjaga dalam memaknai peringatan yang cukup bersejarah bagi Kalimantan Tengah. Gubernur Melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah H. Nuryakin menyampaikan pernyataan kepada awak media di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng setelah usai pelaksanaan gladi bersih pelantikan. Dalam konferensi pers tersebut Sekda Nuryakin menyampaikan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur adalah Wakil Pemerintah Pusat di Daerah patuh dan tunduk terhadap keputusan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Nuryakin mengatakan bahwa persiapan pelantikan sudah 90%, baik itu undangan, tempat, gladi bersih prosesi pelantikan dan lain-lain. Namun Gubernur juga harus menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat. “Tetapi Gubernur juga harus memperhatikan kearifan lokal karena ada riak-riak protes masyarakat Dayak, baik disampaikan secara langsung maupun secara tidak langsung misalnya yang disampaikan melalui MP3D Wawan S. Guntik, Ingkit B. S, Djaper”, tutur Nuryakin. Lanjut Sekda, Terkait hal tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur sepakat akan melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan tokoh-tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk mendengarkan masukan. Lebih lanjut sekda menyebut karena besok tanggal 23 Mei 2023 adalah Hari Jadi ke-66 Prov. Kalteng. Tidak elok diwarnai demo atau menggugat keputusan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mengenai Pj. Bupati Barito Selatan dan Pj. Bupati Kotawaringin Barat. Disampaikan pula bahwa Kalteng saat ini ditetapkan sebagai daerah tanggap darurat Karhutla, sehingga perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda agar bencana kebakaran dapat diminimalisir. Saat ini juga Pemprov Kalteng menghadapi inflasi dan perlu dukungan masyarakat dan kerjasama lintas sektor. “Nilai inflasi Kalimantan Tengah 4,85 dan Inflasi Nasional 4,33 Kalimantan Tengah berada di urutan 11 se-Indonesia”, jelasnya. Lebih lanjut disampaikan, untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati di Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Kotawaringin Barat ditunjuk Plh. Bupati yaitu Plh. Bupati Barito Selatan yakni Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan Edy Purwanto dan Plh. Bupati Kotawaringin Barat yaitu Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Juni Gultom. Terakhir disampaikan, apabila Gubernur menganggap kondisi kamtibmas dan situasi politik sudah aman, maka Pelantikan Pj. Bupati Barito Selatan dan Pj. Bupati Kotawaringin Barat beserta Ketua TP-PKK akan dilakukan pada kesempatan pertama. Sebagai informasi, nampak dalam gladi bersih telah hadir Deddy Winarwan yang ditetapkan Mendagri sebagai Penjabat Bupati Barito Selatan, dan Budi Santosa sebagai Penjabat Bupati Kotawaringin Barat. -red

  • Harjad ke-66 Provinsi Kalteng, Wagub Beri Penghargaan kepada Para Perempuan Inspiratif

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita Kalteng Network, Palangka Raya - Pada Upacara Peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-66 Provinsi Kalteng, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H. Edy Pratowo memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para perempuan inspiratif dalam rangka Peringatan Hari Kartini Tahun 2023, bertempat di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (23/5/2023). Dalam sambutannya Wagub Edy Pratowo mengatakan momen hari bersejarah bagi masyarakat Kalteng ini harus diresapi nilai dan makna luhurnya untuk terus memupuk semangat kebersamaan dalam keberagaman, dengan menjunjung Falsafah Huma Betang, bahu-membahu menjadikan Kalteng Bangkit, Semakin BERKAH. “Meski masih di tengah pandemi, sejumlah indikator pembangunan Kalimantan Tengah pada tahun 2022 menunjukkan capaian yang cukup baik. Selain itu, laju inflasi yang sempat tinggi di akhir tahun 2022 sudah mulai bisa kita kendalikan. Pada momentum Ramadan dan Lebaran di bulan April 2023, inflasi Kalimantan Tengah turun menjadi 4,85 persen, yang sebelumnya di bulan Maret 2023 mencapai 5,62 persen, sehingga menempatkan inflasi Kalimantan Tengah terendah kedua di Kalimantan,” kata Wagub selaku inspektur upacara. Lebih lanjut Wagub mengungkapkan Provinsi Kalteng saat ini menjadi provinsi terluas di Indonesia dikaruniai potensi kekayaan sumber daya alam melimpah. Ditambah lagi, jumlah penduduk Kalteng saat ini diproyeksikan 2,7 Juta jiwa, 69 persen diantaranya merupakan usia produktif (15-64 tahun), dan menjadi bonus demografi bagi Kalimantan Tengah. “Namun demikian, kekayaan sumber daya alam dan bonus demografi tersebut bagaikan pedang bermata dua, bisa menjadi berkah, tetapi bisa juga musibah apabila tidak dikelola dengan baik. Apalagi, tantangan pembangunan ke depan akan semakin berat dan kompleks, seiring dengan era Revolusi Industri 4.0 dan pesatnya digitalisasi yang mengubah tatanan di semua lini kehidupan, serta ancaman krisis global. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus berupaya mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas,” ucap Wagub. Wagub juga mengajak seluruh Bupati dan Wali Kota untuk fokus dalam pembangunan SDM, sehingga masyarakat Kalteng khususnya generasi muda akan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif ke depan, dan mampu membangun Provinsi Kalteng menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera, dan bermartabat. “Di usianya yang genap menginjak 66 tahun ini berbagai kemajuan pembangunan Kalimantan Tengah sudah sama-sama kita rasakan. Keberhasilan ini tentu saja bukan hanya buah dari kerja keras Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga berkat dukungan dari semua stakeholders dan unsur masyarakat serta jasa pendahulu kita,” imbuh Wagub. Wagub berharap melalui momentum Hari Jadi ke-66 Provinsi Kalteng dan Hari Kebangkitan Nasional ini, masyarakat Kalteng bisa gelorakan tekad untuk berjuang, belajar, bertumbuh, dan terus melangkah maju dengan semangat untuk bangkit, bersatu padu mewujudkan Kalteng Makin BERKAH untuk Indonesia Emas 2045. Turut hadir Anggota DPR RI Dapil Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Periode 2010-2015 Ahmad Diran, Wakil Gubernur Kalteng Periode 2016-2021 Habib Ismail Bin Yahya, Bupati/Wali Kota se-Kalteng, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin dan istri Hj. Anitha Nuryakin, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov. Kalteng, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama. -red

  • Peringati Hari Jadi Provinsi Kalteng ke-66, Pemko Palangka Raya Gelar Upacara

    Sumber: https://mediacenter.palangkaraya.go.id/category/berita/ Kalteng Network, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya selenggarakan upacara Peringatan Hari Jadi ke-66 Provinsi Kalimantan Tengah di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (23/5/2023). Bertindak sebagai inspektur upacara pada upacara tersebut Wakil Wali Kota Palangka Raya, Hj Umi Mastikah dan diikuti seluruh ASN lingkup Pemko setempat. Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalteng yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa momen hari bersejarah bagi masyarakat Kalimantan Tengah ini tentu tidak boleh sekadar diperingati saja, tetapi harus kita resapi nilai dan makna luhurnya. “Peringatan hari jadi Provinsi Kalteng ini kita resapi nilai dan makna luhurnya untuk terus memupuk semangat kebersamaan dalam keberagaman, dengan menjunjung Falsafah Huma Betang, bahu-membahu menjadikan Kalimantan Tengah Bangkit, Semakin BERKAH,” ucap Umi. Disampaikannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus berupaya mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas. Atas dasar itulah, selain pembangunan infrastruktur untuk peningkatan konektivitas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga fokus melakukan pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan, dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM di Kalimantan Tengah. Adapun upacara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Palangka Raya, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya. -red

  • Resmi Dibuka! FBIM 2023 Disambut Antusias Warga Kalteng

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita Kalteng Network, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran didampingi Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran bersama Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo didampingi istri Hj. Nunu Adriani Edy Pratowo membuka secara resmi Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) Tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung di GOR Serbaguna Jl. Tjilik Riwut Km. 5 Palangka Raya, Senin (22/5/2023) malam. Tema yang diusung dalam kegiatan ini yakni The Beauty of Diversity yang berarti Keindahan dalam Keberagaman, memiliki makna cukup mendasar dan relevan dengan kondisi dan situasi saat ini. Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng mengutarakan FBIM merupakan ajang kreatifitas yang menghadirkan ragam inovasi dan kreasi bagi para pelaku seni dan budaya dalam mengekspresikan karya-karya seni daerah yang menggabungkan unsur tradisional, kearifan lokal, dan seni modern. Selain itu, dalam rangka menjaga dan melestarikan nilai-nilai seni, tradisi, dan keunikan budaya yang ada di Kalimantan Tengah. “Disamping itu juga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana yang tepat untuk mempromosikan pesona pariwisata yang ada di Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas”, tutur Wagub. Lebih lanjut disampaikan, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) yang puncak pelaksanaannya akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang. “Semangat kebersamaan yang dihasilkan dari Festival Budaya Isen Mulang dan Festival Kuliner Nusantara ini diharapkan dapat menggambarkan manifestasi semangat dari para leluhur kepada para generasi penerus", imbuhnya. Mengakhiri sambutannya, Edy mengajak seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah daerah, pihak swasta, perguruan tinggi dan seluruh stakeholders terkait untuk menjaga sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan kebudayaan dan pariwisata di Kalteng. “Terkhusus kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, saya menyampaikan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini, termasuk di pilihnya Festival Isen Mulang dan Festival Babukung menjadi salah satu event yang berhasil masuk dalam Kharisma Event Nusantara Tahun 2023”, tambahnya. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan efek positif dan manfaat yang besar bagi pembangunan kebudayaan dan pengembangan pariwisata di Kalteng demi mewujudkan Kalteng makin BERKAH. Sementara itu, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin dalam laporannya menyampaikan secara umum tujuan diadakannya Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2023 ini adalah dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-66 Prov. Kalteng. Berbagai jenis perlombaan yang akan dilaksanakan antara lain Lomba Perahu hias, Tari Pesisir, Tari Pedalaman, Fotografi, Videografi, Lagu Daerah, Jukung Tradisional, Panginan Sukup Simpan, Malamang, Habayang, Sepak Sawut, Balogo, Lawang Sakepeng, Manyipet, Maneweng, Manetek, Manyila Kayu, Besei Kambe, Mangaruhi, Mangenta, Karungut, dan lomba-lomba lain. Adapun Peserta yang ikut berpartisipasi dalam Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2023, terdiri dari Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng, InstansiVertikal, Perguruan Tinggi, Polri, Perbankan, BUMN, BUMD, dan Organisasi kemasyarakatan se-Kalteng. Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2023 ini, juga dirangkai dengan kegiatan FKN. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan aneka kuliner Nusantara dan kuliner khas Kalteng serta meningkatkan kreativitas masyarakat untuk berkreasi dalam pengembangan masakan lokal. Dalam kegiatan ini akan diramaikan dengan adanya beberapa stand UMKM yang menjajakan aneka kuliner nusantara. Kegiatan FKN juga akan diisi dengan beberapa lomba, yang pesertanya terbuka untuk masyarakat umum, yaitu lomba cipta menu, lomba masak antar keluarga, lomba masak berbahan ikan patin, dan lomba meracik kopi. Adapun Kegiatan dilaksanakan selama 6 hari, mulai sejak tanggal 22 sampai dengan 27 Mei 2023, dengan menggunakan beberapa lokasi, yaitu GOR Serba Guna, Halaman Stadion Tuah Pahoe, Aula Jayang Tingang, Dermaga Flamboyan, dan Areal Bawah Jembatan Kahayan. Pembukaan FBIM dan FKN dihadiri oleh Anggota DPR RI Dapil Kalteng H. Agustiar Sabran yang juga merupakan Ketua DAD Prov. Kalteng, Ketua DPRD Prov. Kalteng Wiyanto, Forkopimda Prov. Kalteng serta Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Prov. Kalteng. Hadir juga Bupati/Walikota se-Kalteng serta Sesepuh, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Budaya, Tokoh Masyarakat, Cendekiawan, Seniman, Dewan Juri dan Peserta Kegiatan. -red

  • Omzet Capai 7 M, Kalteng Expo 2023 Resmi Ditutup

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita Kalteng Network, Palangka Raya - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Nuryakin mewakili Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menutup secara resmi Kalteng Expo Tahun 2023. Penutupan Kalteng Expo berlangsung di Area Pameran Temanggung Tilung, Palangka Raya, Minggu (21/5/2023) malam. Sekretaris Daerah H. Nuryakin saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng menyampaikan agenda tahunan Kalteng Expo adalah bentuk komitmen Pemprov Kalteng dalam upaya mempromosikan potensi daerah dan produk unggulan yang ada di Kalteng, serta sekaligus mendorong pemulihan ekonomi di wilayah Kalteng. “Adapun salah satu kiat kita untuk memperkenalkan potensi produk unggulan Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas, terutama kepada pembeli, investor atau calon investor, yaitu dengan aktif mengikuti pameran dalam dan luar negeri, ataupun dengan melaksanakan pameran sendiri, seperti Kalteng Expo Tahun 2023 ini, yang juga salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Jadi ke–66 Provinsi Kalimantan Tengah”, tutur Sekda. Melalui kegiatan seperti ini, Sekda Nuryakin berharap dapat menarik minat investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di Kalteng. Selain itu, untuk memupuk kepercayaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri, agar dapat bersaing di pasar domestik dan bahkan global. Kegiatan ini juga salah satu upaya mendukung Program Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI). “Seperti kita ketahui bersama, Kalteng Expo tahun 2023 berlangsung meriah dan mendapat minat besar, masyarakat sangat menyambut gembira dan antusias, yang tampak dari padatnya para pengunjung, baik di stand indoor maupun outdoor”, imbuhnya. Menurutnya hal tersebut menunjukkan keingintahuan masyarakat terhadap produk-produk yang dipamerkan atau ditampilkan, baik pada stand kabupaten/kota, Perangkat Daerah Prov. Kalteng, maupun para pelaku usaha UMKM/IKM. Pada kesempatan tersebut, Sekda mengungkapkan atas nama masyarakat dan Pemprov Kalteng, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada panitia penyelenggara, EO, para peserta, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan, sehingga Kalteng Expo Tahun 2023 ini dapat berjalan baik, lancar, dan sukses. Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Leonard S. Ampung dalam laporannya menyampaikan selama pameran berlangsung diperkirakan jumlah masyarakat yang mengunjungi pameran Kalteng Expo sebanyak ± 9.000 orang per harinya dengan total omzet penjualan ± sebesar Rp. 7 Milyar, Omzet transaksi ini masih bergerak sampai Laporan ini disampaikan. Leo mengatakan dalam rangka menyukseskan peringatan Hari Jadi Prov. Kalteng yang ke-66, Pemprov Kalteng juga menyelenggarakan Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) yang dilaksanakan sejak tanggal 17 Mei sampai dengan 21 Mei 2023, hingga pada pelaksanaannya mendapatkan animo dan dukungan dari berbagai Perusahaan dan Dunia Usaha untuk menyerap semakin banyak tenaga kerja dari masyarakat Kalteng. Pada malam penutupan Kalteng Expo diumumkan juara lomba diantaranya kategori stand Favorit Kalteng Expo terbaik I diraih oleh Dinas ESDM Prov. Kalteng, terbaik II diraih oleh Setda Prov. Kalteng dan terbaik III diraih oleh Kabupaten Gunung Mas. Adapun kategori Booth terbaik SOPD dan Instansi Vertikal terbaik I diraih oleh Dinas Perkimtan Prov. Kalteng, terbaik II diraih oleh RSUD Doris Sylvanus dan terbaik III diraih oleh Dinas Koperasi dan UKM Prov. Kalteng. Sementara, Booth terbaik Tingkat kabupaten dan kota se-Kalteng, terbaik I diraih oleh Kota Palangka Raya, terbaik II diraih oleh Kabupaten Kotawaringin Barat dan terbaik III diraih oleh Kabupaten Sukamara. Penutupan Kalteng Expo tahun 2023 dihadiri oleh Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Bupati dan Wali Kota se - Kalteng, Staf Ahli Gubernur dan Asisten Setda Prov. Kalteng, Kepala Perangkat Derah dan Instansi Vertikal Prov. Kalteng, Kepala Perangkat Daerah dan Instansi terkait Kabupaten/Kota se-Kalteng, Insan Pers, baik cetak, elektronik, maupun online serta Para peserta Kalteng Expo 2023. -red

  • Pemko Palangka Raya Kembali Raih WTP Ketujuh Kalinya

    Sumber: https://mediacenter.palangkaraya.go.id/category/berita/ Kalteng Network, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), untuk ketujuh kalinya berturut-turut, dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Kalteng, untuk pertanggungjawaban keuangan di tahun 2022. “Ini capaian kali ketujuh berturut-turut .Terimakasih dan apresiasi kepada Wali Kota Palangka Raya dan Wakil Wali Kota Palangka Raya atas raihan WTP. Ini wujud dari kinerja dan kerjasama semua jajaran Pemko Palangka Raya. Semoga ke depan WTP bisa terus dipertahankan” ungkap Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K Yunianto, Sabtu (20/5/2023). Tidak lupa pula Ketua Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) ini mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya dan tim Inspektorat dah BPKAD, serta jajaran OPD yang proaktif dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab dalam hal pertanggungjawaban keuangan di tahun 2022. “Keberhasilan ini jangan sampai berhenti. Terus tingkatkan pembenahan, penataan dan pengelolaan keuangan maupun aset, sehingga ke depan opini WTP bisa dipertahankan kembali,” harap Sigit. Seperti diketahui Pemko Palangka Raya kembali berhasil meraih opini WTP dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2022, yang diselenggarakan di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Kalteng, Jumat (19/5/2023) lalu. Laporan hasil pemeriksaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Kalteng, M Ali Asyhar kepada Pemerintah Kota Palangka Raya yang diterima oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin -red

  • Jadi Prioritas! Diskominfosantik Komitmen Wujudkan Program Kalteng Merdeka Sinyal

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita Kalteng Network, Palangka Raya - Merdeka Sinyal merupakan salah satu program dari Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, yakni melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah yang belum memiliki jaringan telekomunikasi. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah (Diskominfosantik Prov. Kalteng) Agus Siswadi saat menjadi narasumber pada Podcast bertemakan Mewujudkan Kalteng Merdeka Sinyal dalam rangka Penyebarluasan dan Pemerataan Informasi bagi Masyarakat, yang digelar di stand Kalteng Expo Diskominfosantik Prov. Kalteng di area Temanggung Tilung, Palangka Raya, Sabtu (20/5/2023) mengatakan program merdeka sinyal dari Pemerintah Pusat ini menjadi salah satu prioritas di daerah sebagai perwakilan pemerintah pusat, khususnya yang membidangi urusan Komunikasi dan Informatika. "Penyebarluasan dan pemerataan informasi terus kami lakukan baik ke kabupaten/kota dan juga koordinasi ke pemerintah pusat", ucap Agus Siswadi. "Hubungan merdeka sinyal dengan penyebarluasan dan pemerataan informasi tentunya tanpa jaringan sinyal telekomunikasi, tidak akan ada internet yang bisa diakses. Tidak ada internet, berarti tidak ada komunikasi secara online, daring yang berarti juga tidak ada informasi yang dapat kita terima atau kita kirim", imbuhnya. Lebih lanjut dijelaskan, perkembangan teknologi sekarang sudah sangat maju, tidak dapat dibendung, termasuk teknologi telekomunikasi dan internet. Dengan merdeka sinyal ini, masyarakat di daerah-daerah atau pelosok yang jauh, dapat menikmati informasi yang terbaru dan juga pastinya program kegiatan pemerintah dapat tersampaikan dan diterima oleh masyarakat. Kondisi sinyal telekomunikasi di Prov. Kalteng dan dengan wilayah blankspot saat ini yang merupakan provinsi terbesar di Indonesia, dengan luas 153. 564 km, yang dibagi menjadi 13 kabupaten dan 1 kota, 136 kecamatan dan 1. 576 desa/kelurahan, terdapat 321 desa/kelurahan yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi blankspot, belum termasuk dengan desa/kelurahan yang jaringan telekomunikasinya belum 4G. Untuk jumlah menara telekomunikasi sendiri, sampai dengan tanggal 15 Mei 2023, berdasarkan data dari kabupaten/kota, berjumlah 1.186 menara telekomunikasi yang tersebar di 13 Kabupaten dan 1 kota di Prov. Kalteng. "Kalteng saat ini masih banyak wilayah yang belum terjangkau jaringan sinyal telekomunikasi", pungkasnya. -red

  • Sepakat, Pemko Setujui Raperda Pendidikan Pancasila Jadi Perda

    Sumber: https://mediacenter.palangkaraya.go.id/category/berita/ Kalteng Network, Palangka Raya - DPRD Palangka Raya bersama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menjadi Perda. Disetujuinya raperda tersebut menjadi perda ditandai penandatanganan surat keputusan tentang penetapan penyempurnaan fasilitasi Gubernur Provinsi Kalteng terhadap Raperda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, melalui rapat paripurna ke-3 masa persidangan III tahun sidang 2022/2023, akhir pekan lalu, di ruang paripurna gedung DPRD Palangka Raya. Adapun dalam paripurna itu, Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf bersama Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah, mewakili Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, menandatangani surat keputusan tentang penetapan penyempurnaan fasilitasi Gubernur Provinsi Kalteng terhadap raperda itu. Dalam rapat paripurna tersebut hadir juga perwakilan Kodim 1016 Palangka Raya, Polresta Palangka Raya, jajaran OPD dan Forkopimda di lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya. “Iya, pada hari Jumat lalu DPRD Palangka Raya bersama Pemerintah Kota Palangka Raya, telah menyepakati raperda tentang pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi perda,” kata Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf, saat dikonfirmasi, Sabtu (20/5/2023). Dulunya lanjut Wahid, pelajaran PPKN memang sempat ada, namun kebijakan kemudian dihapuskan. “Sekarang dimunculkan lagi agar generasi-generasi muda bisa lebih mencintai bangsa Indonesia, dan tidak mudah dipecah belah,” ujarnya menambahkan. Sejatinya kata Wahid, dengan adanya pelajaran PPKN itu, anak didik sebagai generasi penerus, dapat belajar menghormati orang yang lebih tua, dan memahami segala hal tentang kesopanan dan adat serta budaya negara Indonesia. Karenanya imbuh dia, DPRD Palangka Raya sangat sepakat adanya pelajaran terkait pendidikan Pancasila. Hal itu didasari dengan melihat mulai lunturnya kesadaran generasi muda. Baik itu norma kehidupan di masyarakat maupun tentang wawasan kebangsaan. “Makanya kami cepat menyelesaikan raperda ini dan sepakat bersama pemko agar raperda Pancasila menjadi perda,” tutur Wahid. Adapun terkait penerapannya tambah dia, maka DPRD Palangka Raya meminta semua satuan pendidikan (sekolah), sudah siap semua dan wajib mengimplementasikan pendidikan Pancasila. Baik sekolah negeri maupun swasta. Dalam artian, PPKN wajib dimasukan di kurikulum pembelajaran dari SD, SMP hingga SMA. -red

  • Kalteng Expo 2023; Disdukcapil Kalteng Buka Layanan Pendaftaran IKD

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita Kalteng Network, Palangka Raya - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) launching program Kartu Tanda Penduduk (KTP) Digital. Layanan pendaftaran Indentitas Kependudukan Digital (IKD) tersebut telah dibuka pada Stand Kalteng Expo 2023 yang digelar di Area Pameran Temanggung Tilung, Palangka Raya dari tanggal 17 s.d. 21 Mei 2023 mendatang. Kepala Seksi Monitoring Evaluasi Bidang KIA dan Pemanfaatan Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prov. Kalteng Endang menyampaikan pendaftaran IKD bagi penduduk akan menjadikan pembuatan identitas lebih mudah, lebih cepat, lebih murah, hemat, dan efisien. Penduduk yang ingin melakukan pendaftaran IKD haruslah sudah melakukan perekaman KTP-el dan memiliki smartphone. “Pendaftaran IKD sangatlah mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Pemohon bisa langsung melakukan pendaftaran di aplikasi yang nantinya akan dituntun oleh operator dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil”, jelas Endang saat berada di Stand Kalteng Expo, Kamis (18/5/2023) malam. Dijelaskan, alur pendaftaran IKD dimulai dengan mengunduh dan instal aplikasi IKD pada google playstore, selanjutnya buka aplikasi dan klik daftar. Isi NIK, email dan Nomor HP yang aktif pada smartphone yang dipakai kemudian klik verifikasi data, pilih menu ambil foto dan lakukan scan QR code, buka email, salin dan simpan 6 digit PIN lalu klik tombol aktivasi. Langkah selanjutnya ketikan kode aktivasi dan kode captcha lalu klik tombol aktifkan dan buka aplikasi IKD, klik status, pilih menu. Dengan adanya inovasi tersebut, ke depan diharapkan dapat lebih memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya di Kalteng untuk mengakses berbagai layanan publik. “Oleh karena itu, mari bersama-sama kita sukseskan penerapan Indentitas Kependudukan Digital Provinsi Kalimantan Tengah”, pungkasnya. -red

  • Jelang FBIM 2023, 700 Penari Dadas Bawo Siap Pecahkan Rekor Muri

    Kalteng Network, Palangka Raya - Berbagai kegiatan akan digelar untuk menyemarakkan jadwal tahunan peringatan HUT Provinsi Kalteng ke-66 tahun 2023. Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang akan berlangsung mulai dari 22 Mei hingga 27 Mei adalah salah satunya. Pada 22 Mei, FBIM akan dibuka di halaman Gor Indoor, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Kota Palangka Raya, dengan tarian Wadian Dadas dan Bawo sekaligus untuk pemecahan rekor Muri. Adiah Chandra Sari selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng, mengatakan 700 penari akan menghadiri pemecah rekor Tari Muri Wadian Dadas dan Bawo. Sanggar tari dan pelajar SMA se-Kota Palangka Raya turut menjadi peserta. “Pembukaan FBIM dilaksanakan di halaman Gor Indor, Jalan Tjilik Riwut, Kilometer 5, Kota Palangka Raya pada 22 Mei mendatang, dan dirangkai dengan pemecahan rekor Muri menari massal Tari Wadian Dadas dan Bawo,” kata Adiah dilansir dari Kalteng Pos, Kamis (18/5). Adiah menyebut, Tari Wadian Dadas dan Bawo merupakan tarian yang berasal dari wilayah Barito. Pada 2017 lalu, tarian ini sudah didaftarkan ke kementerian sebagai warisan tak benda Kalteng. “Tarian ini kami pilih untuk pemecahan rekor Muri pada peringatan HUT ke-66 Provinsi Kalteng dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat warisan tak benda Kalteng,” katanya. Tahun ini, FBIM diselenggarakan di Gor Indoor, Jalan Tjilik Riwut Km 5, Palangka Raya. Namun ada beberapa yang dilaksanakan di luar gedung. Ada beberapa permainan tradisional yang akan diperlombakan. “Peserta FBIM merupakan perwakilan dari setiap kabupaten/kota se-Kalteng, tetapi ada juga beberapa yang diperuntukkan untuk umum, seperti lomba karnaval budaya, perahu hias, dan lomba foto serta video, nanti akan dibagi menjadi beberapa kategori, misal saja kategori kabupaten/kota, kategori instansi, dan kategori umum,” jelasnya. Sebagai informasi, Tari Dadas Bawo adalah tarian adat masyarakat Dayak Ma’ayan di Kalimantan tengah untuk yang bermakna permintaan kesembuhan kepada Ranying Hatala langit (Tuhan) bagi mereka yang sakit. Mulanya tarian ini digunakan masyarakat dalam ritual penyembuhan warga yang sakit. Namun seiring perkembangan zaman, tarian ini diadaptasi menjadi tarian kebudayaan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan tengah sebagai pelestarian kebudayaan asli masyarakat Dayak. Tarian ini menggunakan sepasang gelang dari logam, sehingga menimbulkan suara gemrincing dan ketambung. Kostum penari dalam Tarian Dadas bawo sangat penuh warna dan corak berwarna hitam, putih, merah, kuning dan hijau yang merupakan warna ciri khas suku Dayak. Selain itu juga di lengkapi beberapa aksesoris seperti gelang, kalung taring dan janur. Dengan terus memperkenalkan seni budaya kepada masyarakat, diharapkan adat dan budaya dapat terus dilestarikan. -red

  • Menuju FBIM 2023, Pemko Lepas Kontingen Palangka Raya

    Sumber: https://mediacenter.palangkaraya.go.id/category/berita/ Kalteng Network, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melepas kontingen Kota Palangka Raya untuk mengikuti mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2023 di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (19/5/2023). Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris mengatakan bahwa tahun ini Kota Palangka Raya mengirimkan 162 anggota yang akan mengikuti 18 cabang lomba pada FBIM 2023 yang berlangsung pada 22-27 Mei 2023. “Untuk tahun ini kami mengirimkan sebanyak 162 peserta terdiri dari panitia, official dan peserta lomba,” ucapnya. Iin menyebutkan bahwa, Pemko Palangka Raya selalu ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan FBIM tiap tahunnya. Selain untuk melestarikan seni budaya tradisional dan mengasah kemampuan berbagai macam lomba tradisional, Kota Palangka Raya tentunya ingin mempertahakan juara umum yang telah diraih sebelumnya. “Kami Ucapkan banyak terima kasih kepada panitia, official, seniman dan budayawan Kota Palangka Raya yang turut berpatisipasi dalam FBIM tahun 2023 ini. Semoga melalui kegiatan ini seni budaya tetap lestari dan peserta dapat mengasah kemampuan untuk mengikuti berbagai lomba yang dilaksanakan tentuya tidak lupa harapan kita untuk mempertahankan prestasi juara umum yang kita raih pada tahun sebelumnya,” pungkasnya. -red

  • Pemprov Gelar Deteksi Dini, Pengukuran Kebugaran Jasmani, dan Skrining Kesehatan Jiiwa

    Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/ Kalteng Network, Palangka Raya - Salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-66 Provinsi Kalteng, Pemprov. Kalteng melalui Dinas Kesehatan menggelar acara Pergerakan Massa dalam rangka Implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan Deteksi Dini, Pengukuran Kebugaran Jasmani, dan Skrining Kesehatan Jiwa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov. Kalteng, Jumat (19/5/2023). Acara yang diawali dengan senam bersama ini, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kalteng H. Nuryakin di Halaman Kantor Gubernur Kalteng.Dalam sambutannya Sekda Nuryakin mengatakan kesehatan adalah kondisi kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang lengkap, bukan sekedar tidak adanya penyakit atau kelemahan. "Kini setidaknya masih ada tiga masalah kesehatan penting terkait pemberantasan penyakit infeksi, bertambahnya kasus penyakit tidak menular, dan kemunculan kembali jenis penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi," kata Sekda. Lebih lanjut Sekda menambahkan, salah satu tantangan yang dihadapi Pembangunan Kesehatan adalah terjadinya transisi epidemiologi, yaitu perubahan pola penyakit yang semula didominasi penyakit menular menjadi didominasi oleh penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, stroke, dan diabetes mellitus, serta permasalahan kesehatan jiwa yang cukup meningkat di masyarakat. "Untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut, maka dicanangkanlah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), sebagai salah satu upaya untuk menyukseskan program Indonesia Sehat, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017," imbuhnya. Sekda menyebut, GERMAS adalah sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Selain itu, pembangunan kesehatan jiwa terintegrasi dalam setiap fase dari siklus hidup terutama di kelompok usia produktif (ASN), dimana skrining jiwa yang dilakukan bukan sebagai alat untuk mendiagnosis penyakit/gangguan jiwa tertentu, namun untuk memahami dan mengenali masalah yang mungkin sedang dialami dan membantu petugas menemukan indikasi akan adanya masalah kesehatan jiwa secara dini. "Maka dari itu, dalam rangka menerapkan GERMAS dalam kehidupan kita, terutama bagi ASN, diselenggarakanlah kegiatan deteksi dini, pengukuran kebugaran jasmani, dan skrining kesehatan jiwa, dengan tujuan agar kita dapat mengetahui permasalahan kesehatan yang terdapat dalam diri kita, sehingga akan mudah bagi kita untuk melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin, yang diharapkan akan dapat membuat kita lebih produktif, dalam membangun Kalimantan Tengah yang makin BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis)," ucap Sekda mengakhiri sambutannya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Kalteng Suyuti Syamsul menyampaikan berdasarkan hasil pengukuran kebugaran tahun 2022, angka kebugaran ASN di lingkup Pemprov. Kalteng dari sampel yang ada, hanya sekitar 14 persen yang dinyatakan bugar. "Menurut kami untuk meningkatkan kebugaran ini perlu dilakukan latihan atau kegiatan fisik secara rutin, minimal 30 menit setiap hari," bebernya. Menurutnya, kesehatan usia produktif (15-64 tahun) sangat penting karena berdampak sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi. "Untuk itu, hal ini perlu menjadi perhatian kita bersama, mendorong usia produktif agar bisa bugar secara jasmani. Hari ini kita akan melakukan deteksi atau skrining kesehatan jiwa bagi 900 orang ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, semoga hasilnya lebih baik," pungkasnya. Turut hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Gubernur dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah serta ASN lingkup Pemprov. Kalteng. -red

bottom of page