top of page

Search Results

2591 results found with an empty search

  • Menciptakan Iklim Investasi yang Optimal: DPMPTSP Prov. Kalteng Gelar Rapat Koordinasi

    ( Foto : mmc.kalteng) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Dalam upaya menciptakan iklim investasi yang positif di Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Tengah (DPMPTSP Prov. Kalteng), yang bertanggung jawab atas perizinan usaha di daerah tersebut, menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Secara Terintegrasi dan Terkoordinasi di Kalimantan Tengah. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, pada hari Selasa (7/11/2023). Acara tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (Sahli KSDM) Suhaemi, serta dihadiri oleh Inspektur Pembantu dan Kepala Perangkat Daerah terkait. Salah satu fokus utama dari pengawasan perizinan yang terkoordinasi adalah pada wilayah-wilayah yang saat ini mengalami konflik antara perusahaan dan masyarakat, terutama di sektor yang rentan terhadap pelanggaran, seperti sektor pertambangan. Pengawasan juga akan menargetkan pelaku usaha yang belum memenuhi kewajiban mereka, termasuk pembayaran pajak, sesuai dengan masukan dari Kepala Badan Pendapatan Daerah Kalteng, Anang Dirjo. Sebagai tindak lanjut dari rapat tersebut, Sahli KSDM Suhaemi menyarankan kepada setiap Perangkat Daerah agar segera merancang rencana pengawasan masing-masing. Dia menekankan pentingnya agar rencana pengawasan tersebut mempertimbangkan tugas dan fungsi khusus dari setiap Perangkat Daerah, sehingga kegiatan pengawasan bisa berjalan dengan efektif dan efisien. Kepala DPMPTSP, Sutoyo, juga menekankan pentingnya melaksanakan pengawasan izin usaha secara terintegrasi dan terkoordinasi antara DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah sebagai otoritas administrasi perizinan dan Perangkat Daerah teknis. Ini sejalan dengan komitmen Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, untuk menciptakan lingkungan investasi yang mendukung para pelaku usaha. Pengawasan ini bukan bertujuan untuk mengintimidasi pelaku usaha, melainkan untuk membimbing mereka agar mematuhi regulasi pemerintah, sehingga tercipta lingkungan investasi yang aman dan nyaman bagi mereka. -red

  • Plt Kadisbun Prov. Kalteng Memimpin Rapat untuk tetapkan Harga TBS Kelapa Sawit Bulan Oktober 2023

    ( Foto : mmc.kalteng) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Rapat Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun untuk bulan Oktober 2023 yang diadakan secara rutin setiap bulan oleh Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin, 6 November 2023, dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Kalimantan Tengah, Rizky Ramadhana Badjuri. Saat memimpin rapat, Pelaksana Tugas Kadisbun Provinsi Kalimantan Tengah, Rizky Ramadhana Badjuri, mengungkapkan bahwa penetapan harga TBS untuk wilayah tersebut sejauh ini hanya dilakukan sekali dalam sebulan. Namun, rencananya akan ditingkatkan menjadi dua kali sebulan. "Baru-baru ini, Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kalimantan Tengah melakukan kunjungan ke Kalimantan Barat untuk mempelajari sistem penetapan harga TBS yang di sana dilakukan dua kali sebulan. Keuntungan dari penetapan harga lebih sering adalah pembaruan harga yang lebih akurat. Sampai saat ini, terdapat perbedaan harga yang cukup signifikan di wilayah Kalimantan Tengah," tambah Rizky. Dia menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Gubernur Kalteng No. 64 tahun 2020, dan tujuannya adalah melindungi pekebun dengan memastikan mereka menerima harga TBS yang wajar dan menghindari persaingan usaha yang tidak sehat antar perusahaan perkebunan. Dalam penetapan harga TBS untuk Oktober 2023, harga minyak sawit (CPO) di Kalimantan Tengah naik menjadi Rp10.770,65 per kilogram + PPN dari Rp10.705,21 sebelumnya. Demikian pula, harga inti sawit (PK) juga mengalami kenaikan menjadi Rp5.043,04 dari Rp4.978,90 pada bulan September 2023, dengan indeks "K" sebesar 88,98%. Berdasarkan hasil rapat dan diskusi, harga TBS kelapa sawit produksi pekebun di Kalimantan Tengah untuk bulan Oktober 2023 adalah sebagai berikut: - Umur tanaman tiga tahun: Rp1.702,73 - Umur empat tahun: Rp1.861,53 - Umur lima tahun: Rp2.011,46 - Umur enam tahun: Rp2.070,01 - Umur tujuh tahun: Rp2.110,34 - Umur delapan tahun: Rp2.206,89 - Umur sembilan tahun: Rp2.264,92 - Umur 10 – 20 tahun: Rp2.328,48 Penetapan harga ini berlaku untuk periode 1 hingga 30 Oktober 2023, sementara penetapan harga TBS untuk November 2023 akan dilakukan pada 5 Desember 2023 mendatang. Rapat penetapan harga TBS ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Tengah, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kalimantan Tengah, Tim Pokja Penetapan Harga TBS, perusahaan mitra, Forum Petani Sawit, petani mitra, perwakilan koperasi, akademisi, serta Dinas yang terkait dengan perkebunan di Kabupaten/Kota. -red

  • Ketua DPRD Seruyan : edukasi petani saat musim kemarau

    (Foto: AntaraKalteng) KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG - Ketua DPRD Seruyan, Surian Juli Eko Prasetyo meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Seruyan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada petani saat menghadapi kemarau panjang. Menurut Eko saat ini mayoritas petani di Seruyan menanam padi. Namun, adanya Elnino menyebabkan masa tanam padi periode Oktober-Maret mengalami keterlambatan karena lahan yang dimiliki petani mengalami kekeringan. Elnino merupakan fenomena perubahan iklim secara global yang disebabkan oleh memanasnya suhu permukaan air laut pasifik bagian timur. Fenomena ini dapat berpengaruh terhadap berkurangnya curah hujan dan akan terjadi kemarau panjang. Dampak ini akan memicu masalah lain khususnya dibagian sektor pertanian seperti gagal panen dan melemahnya ketahanan pangan. “Pembelajaran kepada para petani, agar tidak harus padi yang ditanam, karena BMKG sudah memprediksi kemarau panjangan, agar para petani tetap terus bertani dan menghasilkan nilai ekonomi” Ujar Eko. Dinas Pertanian diharapkan membantu petani untuk meminimalisasi gagal panen saat musim tanam melalui berbagai cara termasuk pemanfaatan teknologi pertanian. Eko berharap kalau memang resiko gagal panen tinggi lebih baik ditanam tanaman pangan lainnya sehingga petani bisa tetap bekerja dan beraktivitas. -red

  • Penantian lama, Bundaran I Kuala Pembuang akhirnya direnovasi

    KALTENG NETWORK,KUALA PEMBUANG- Penantian lama akhirnya berbuah manis. Bundaran I Kuala Pembuang dipercantik, salah satu ikon kota Bumi Gawi Hantantiring tampak kini telah mendapatkan perhatian pemerintah daerah (pemda) setelah begitu lama tidak dibenahi. Hal ini juga sesuai dengan janji pemerintah kabupaten seruyan bahwa di tahun 2023 akan dilakukan perencanaan program yang berfokus pada insfrastruktur dan pembangunan dengan tujuan memperindah kota. Proses pengerjaan pembangunan di bundaran I Kuala Pembuang menjadi sorotan Ketua DPRD Seruyan. Ketika dihubungi tim Kalteng Network, Ketua DPRD Sruyan Zuli Eko Prasetyo memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah memperhatikan salah satu ikon di ibukota Kabupaten Seruyan itu. “Saya atas nama pribadi dan mewakili lembaga mengucapkan terimakasih kepada Pemda dan Dinas terkait, apa yang telah kami sampaikan beberapa waktu kini telah ada pembenahan, kami sangat mengapresiasi setiap langkah-langkah tersebut untuk memperbaiki atau merenovasi,” Kata Ketua DPRD Seruyan saat memberikan tanggapannya. Selanjutnya, menurut Politisi PDI Perjuangan tersebut daerah yang berjuluk Bumi Gawi Hantantiring ini sudah menginjak umur yang dewasa, “Kalau perempuan itu harus cantik, laki-laki juga harus ganteng” ucapnya saat melihat peremajaan bundaran tersebut. Ini juga sesuai dengan apa yang disebutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) satu tahun lalu, hal ini juga menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu guna mempercantik kota. -red (Rfn/Uis)

  • Palangka Raya, Kota yang Memiliki Keistimewaan Tersendiri

    ( Foto : IDN Times) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Bila membicarakan berita terkini Kalteng, tidak jarang Palangkaraya menjadi pusat perhatian dan sumber informasi terkait Kalimantan Tengah. Palangkaraya, yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, mencakup wilayah seluas sekitar 2.853 kilometer persegi. Sejak tahun 2020, penduduknya hampir mencapai 300 ribu jiwa, dengan dominasi tiga suku utama, yakni Suku Dayak, Banjar, dan Jawa. Palangkaraya dikenal juga sebagai kota yang memiliki daya tarik tersendiri, seperti Tugu Bung Karno. Di tempat ini, Bung Karno meletakkan batu pertama pembangunan tugu dan menandai hari kelahiran kota Palangkaraya pada tahun 1957. Terdapat beberapa fakta menarik yang patut Anda ketahui mengenai kota Palangkaraya: 1. Peresmian Kota Palangkaraya oleh Bung Karno Kota Palangkaraya diresmikan oleh Presiden pertama Indonesia, Bung Karno, pada tahun 1957. Saat itulah, Palangkaraya menjadi daerah otonom, dan upacara peresmiannya ditandai dengan pembangunan Tugu Kota Palangkaraya. Desain tugu ini mencakup unsur angka 17, yang melambangkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, serta segi lima yang menggambarkan Pancasila dengan makna ketuhanan yang Maha Esa. 2. Kota yang Jarang Terkena Gempa Meskipun Indonesia umumnya terkenal dengan potensi gempa bumi yang besar, Palangkaraya adalah salah satu kota yang jarang terkena gempa. Ini karena lokasinya yang cukup jauh dari batas lempeng bumi. Meski begitu, warga Palangkaraya tetap perlu berhati-hati karena wilayah ini rentan terhadap tanah gambut yang sering menyebabkan longsor. 3. Kekayaan Alam yang Melimpah Kota Palangkaraya terkenal karena kekayaan alamnya yang berlimpah dari berbagai sektor, baik pertanian, peternakan, industri, pariwisata, hingga perkebunan. Kota ini merupakan pusat industri pengolahan kayu, produksi madu lebah, dan budidaya tanaman gaharu. Palangkaraya juga dikenal sebagai penghasil karet, kelapa sawit, kelapa, dan jambu mete dalam sektor perkebunan. Sektor pertanian Palangkaraya menghasilkan tanaman palawija dan padi gogo. Di sisi peternakan, kota ini mampu memproduksi sapi, kambing, ayam, bebek, dan babi. Semua kekayaan alam ini dapat ditemukan di Palangkaraya. Inilah tiga hal menarik yang menjadi ciri khas Palangkaraya dan sering menjadi berita yang menarik untuk diperbincangkan. Semoga informasi ini bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan mengenai berita di Kalimantan Tengah, khususnya dari kota Palangkaraya. -red

  • Jumlah Pengangguran di Indonesia Mencapai 7,86 Juta Orang pada Bulan Agustus 2023

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada bulan Agustus 2023, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,86 juta orang, dari total 147,71 juta angkatan kerja. "Pada bulan Agustus 2023, tercatat 7,86 juta orang menganggur, setara dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 5,32 persen," kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers pada Senin (6/11). Amalia menyebutkan bahwa jumlah pengangguran ini mengalami penurunan sebesar 0,54 persen jika dibandingkan dengan Agustus 2022, yang mencapai 8,42 juta orang. Walaupun mengalami penurunan, jumlah dan tingkat pengangguran saat ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelum pandemi, yakni pada Agustus 2019, di mana tercatat 7,1 juta orang menganggur. Amalia juga menjelaskan bahwa jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, tingkat pengangguran laki-laki (TPT laki-laki) pada bulan Agustus 2023 mencapai 5,42 persen, mengalami penurunan sebesar 0,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran perempuan (TPT perempuan) mencapai 5,15 persen, mengalami penurunan sebesar 0,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Amalia juga menyoroti perbedaan di wilayah, di mana terjadi penurunan pengangguran di wilayah perkotaan, sementara terjadi peningkatan di wilayah pedesaan. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di perkotaan mencapai 6,4 persen pada bulan Agustus 2023, mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 7,74 persen. Sementara itu, jumlah TPT di pedesaan mencapai 3,88 persen pada bulan Agustus 2023, naik dibandingkan dengan Agustus 2022 yang hanya sebesar 3,43 persen. -red

  • Keputusan MKMK Mengenai Pelanggaran Etika Anwar Usman dan Rekan-rekannya Akan Diungkapkan Hari Ini

    ( Foto : CNN Indonesia) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) akan segera mengumumkan hasil dari penyelidikan etika yang melibatkan sembilan hakim Mahkamah Konstitusi terkait putusan mengenai syarat usia calon presiden dan calon wakil presiden. Pengumuman ini dijadwalkan pada hari Selasa, 7 November. Ketua MKMK, Jimly Asshiddiqie, menegaskan pentingnya keadilan yang harus ditegakkan dengan cepat sebelum tanggal 8 November. Penyelidikan etika terhadap para hakim telah berlangsung secara intensif sejak tanggal 31 Oktober. Sidang penyelidikan telah melibatkan Ketua MK Anwar Usman, hakim Arief Hidayat, dan hakim Enny Nurbaningsih pada hari Selasa, 31 Oktober. Pada hari Rabu, 1 November, MKMK mengadakan sidang dengan tiga hakim konstitusi lainnya, yaitu Saldi Isra, Manahan M.P. Sitompul, dan Suhartoyo. Kemudian, pada Kamis, 2 November, MKMK memeriksa hakim konstitusi Wahiduddin Adams, Daniel Yusmic, dan Guntur Hamzah. Pada hari Jumat, 3 November, MKMK sekali lagi memeriksa Anwar Usman, yang menjadi satu-satunya hakim konstitusi yang diperiksa dua kali dalam proses penyelidikan etika ini. Jimly menjelaskan bahwa Anwar diperiksa dua kali karena jumlah laporan yang masuk terhadapnya adalah yang paling banyak, yaitu 15 laporan. Penyelidikan etika ini lebih berfokus pada proses Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) dan terkait alasan Anwar Usman absen dari RPH dalam tiga perkara terkait syarat usia calon presiden dan calon wakil presiden. Jimly mengungkapkan bahwa ada dua alasan berbeda terkait ketidakhadiran Anwar Usman, yaitu menghindari konflik kepentingan dan alasan sakit. Meskipun ada kekhawatiran tentang kejujuran alasan tersebut, Anwar bersikeras bahwa dia absen karena sakit dan bersumpah atas kebenaran pernyataannya. Jimly juga menyatakan bahwa pihaknya memiliki bukti lengkap berdasarkan laporan dan keterangan ahli serta saksi untuk mendukung penyelidikan ini. Jimly mengungkapkan bahwa hakim yang paling banyak dilaporkan terkait pelanggaran etika adalah yang paling bermasalah dalam putusan mengenai syarat usia minimal calon presiden dan wakil presiden. Dari 21 laporan dugaan pelanggaran etik yang diterima oleh MKMK, Anwar Usman memiliki jumlah laporan terbanyak, yaitu 15 laporan, diikuti oleh hakim Manahan M.P. Sitompul dan Guntur Hamzah dengan masing-masing 5 laporan. Saldi Isra dan Arief Hidayat menerima 4 laporan masing-masing, sementara Enny Nurbaningsih dan Daniel Yusmic Foekh menerima 3 laporan masing-masing. Suhartoyo dan Wahiduddin Adams hanya menerima 1 laporan masing-masing. -red

  • Sahli Gubernur Herson B. Aden Membuka Rapat Evaluasi Kolaborasi Daerah Tahun 2023

    ( Foto : mmc.kalteng) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Herson B. Aden, mewakili Sekretaris Daerah, memimpin Rapat Evaluasi Kerja Sama Daerah Tahun 2023 di Hotel Best Western Palangka Raya pada Selasa, 7 November 2023. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Herson, ia menyampaikan bahwa keterbatasan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan dan memberikan pelayanan publik kepada seluruh masyarakat dapat menyebabkan ketimpangan dalam hasil pembangunan dan pelayanan publik. Ia menekankan bahwa seringkali masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik dari daerah lain daripada dari daerah tempat tinggal mereka, sehingga kebutuhan dasar masyarakat lebih sering terpenuhi dari daerah tetangga. Herson juga mencatat bahwa banyak daerah memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi belum mampu menggali dan memanfaatkan potensi tersebut secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Dia menekankan bahwa kerja sama daerah dapat digunakan sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antardaerah, mengkoordinasikan pembangunan daerah, memanfaatkan potensi yang ada, dan meningkatkan pertukaran pengetahuan, teknologi, dan kapasitas keuangan antardaerah. Herson berharap adanya komitmen bersama dari semua perangkat daerah yang telah terlibat dalam kerja sama, baik dengan pihak ketiga, daerah lain, maupun lembaga pemerintah pusat, sehingga kerja sama daerah dapat dilaksanakan secara optimal untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan. Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kerjasama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalteng, Achmad Hairudin, dijelaskan bahwa rapat evaluasi kerja sama daerah bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja sama daerah dengan tujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan manfaat dari kebijakan, program, dan kegiatan yang telah atau sedang dilaksanakan. Hal ini juga bertujuan untuk merumuskan program dan kegiatan kerja sama daerah yang berkesinambungan, efektif, efisien, dan bermanfaat bagi kemajuan wilayah serta untuk meningkatkan perekonomian dan daya saing daerah melalui kerja sama daerah. Rapat evaluasi ini dihadiri oleh berbagai perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kalteng, serta narasumber dari Kementerian Dalam Negeri yang membahas kerja sama daerah. -red

  • Dinas Kesehatan Kalteng Mengadakan Pertemuan Validasi Data Tuberkulosis Batch 1 di Tingkat Provinsi

    ( Foto : mmc.kalteng) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) telah mengadakan Pertemuan Validasi Data Tuberkulosis Batch 1 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023, yang diselenggarakan di Swiss-Bel Hotel Danum Palangka Raya pada Senin, 6 November 2023. Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul. Dalam pidatonya, Kadinkes mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki salah satu tingkat penyebaran tuberkulosis (TBC) tertinggi di dunia dan saat ini berada di peringkat kedua setelah India. Estimasi insiden TBC di Indonesia meningkat dari 969.000 pada tahun 2022 menjadi 1.060.000 pada tahun 2023, dengan angka kematian mencapai 52 orang per 100.000 penduduk. Ini terjadi karena target penemuan kasus TBC di Indonesia belum tercapai, sehingga potensi penularan terus berlanjut. "Melalui Perpres No. 67 tahun 2021, Penanggulangan TBC menjadi tanggung jawab lintas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah baik Provinsi/Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, dan pemangku kepentingan, untuk mencapai cita-cita eliminasi TBC pada tahun 2030 dan Indonesia Bebas TBC pada tahun 2050. Oleh karena itu, kita perlu berkoordinasi dan bekerjasama lintas sektor, sesuai dengan ketentuan dalam Perpres tersebut," katanya. Selanjutnya, ia menyatakan bahwa pada tahun 2023, Kalimantan Tengah juga menghadapi penurunan estimasi kasus TBC, dari 10.689 pasien menjadi 7.637 pasien. Namun, upaya mencapai target penemuan kasus di tahun 2023 masih berjalan lambat. Hingga bulan Oktober 2023, capaian penemuan kasus TBC hanya mencapai 43% dari estimasi beban TBC di Kalimantan Tengah, yang lebih rendah dari rata-rata nasional sebesar 59%. Demikian pula, capaian pemeriksaan suspek TBC (SPM) masih berada di 62%, di bawah rata-rata nasional sebesar 80%, dan angka keberhasilan pengobatan sekitar 78%, di bawah rata-rata nasional sebesar 82%. Sudarnoto Abdul Hakim menekankan bahwa penemuan kasus TBC dimulai dengan penjaringan Suspek. Selain itu, ia juga mencatat bahwa di Kalimantan Tengah, terdapat 41 pasien TBC resisten obat (RO) pada tahun 2023, namun hanya 29 pasien yang mendapatkan pengobatan. Fasilitas layanan pengobatan TBC RO masih terkonsentrasi di Kota Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan Sampit, sementara fasilitas TCM (Tuberculosis Control Management) sudah tersedia di seluruh Kabupaten di Kalimantan Tengah. Penting untuk dicatat bahwa pencatatan dan pelaporan TBC merupakan sistem yang sangat dapat diandalkan dibandingkan dengan aplikasi surveilans lainnya di Kementerian Kesehatan, dan merupakan aplikasi dasar dalam program Satu Sehat. Namun, untuk meningkatkan efektivitasnya, perlu perbaikan dalam pencatatan dan pelaporan yang belum sesuai dengan standar. Hal ini diharapkan akan memungkinkan data surveilans TBC untuk berjalan dengan optimal dan meningkatkan capaian indikator seperti Treatment Coverage (TC), Treatment Success Rate (TSR), Investigasi Kontak, Pemberian TPT, TB HIV, dan pengelolaan logistik sesuai standar. Kepala Dinas Kesehatan juga mengajak semua pihak untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama, serta berkomitmen untuk mencapai tujuan Indonesia Bebas TBC pada tahun 2050 dan percepatan eliminasi TBC pada tahun 2030. -red

  • Pengelolaan Kebersihan Pasar Saik Kuala Pembuang Ditingkatkan

    KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG - Pemerintah Daerah melalui Dinas Terkaitnya diminta perhatikan kebersihan pusat jual beli sentral di Kota Kuala Pembuang, Pasar Saiik (Sayur dan Ikan). Agar suasana belanja masyarakat lebih meningkat kembali, kebersihan menjadi tolak ukur untuk kenyamanan. Tidak hanya untuk para pembeli tapi juga kenyaman untuk penjual sekitaran pasar tersebut. hal ini juga menjadi sorotan Anggota DPRD Seruyan Masfuatun, dirinya mengatakan agar pihak-pihak yang bertanggungjawab mengurusi pasar harus bisa memperhatikan kebersihan pasar tersebut, sebab dengan kondisi bersih tentunya akan memberikan kenyamanan bagi pembeli yang datang kesana, sehingga akan memberikan dampak juga bagi penjual di pasar tersebut. "Kita harap kepada instansi terkait untuk kebersihan Pasar Saik Kuala Pembuang agar diperhatikan, sehingga dapat memberi kenyamanan bagi penjual maupun konsumen," Kata Masfuatun. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disprindakop) bersama UPTD terkait juga harus mengambil perannya untuk melakukan tindakan penertiban dan kebersihannya. "Kesadaran kita harus lebih kita tingkatkan lagi, untuk kepentingan bersama mewujudkan Pasar Saik Kuala Pembuang yang bersih dan nyaman," pungkasnya. (rfn)

  • 8 Kebiasaan yang Dapat Mengganggu Kesehatan Tulang

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Seiring bertambahnya usia, tulang Anda akan mengalami perubahan dan kerusakan karena menopang aktivitas sehari-hari. Untuk menjaga kesehatan tulang yang penting, hindari beberapa kebiasaan buruk yang dapat merusak tulang Anda seiring berjalannya waktu. Menurut National Council on Aging, menjaga kekuatan dan kesehatan tulang semakin krusial dengan bertambahnya usia karena kepadatan tulang yang rendah dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang. Namun, beberapa kebiasaan sehari-hari dapat menghambat manfaat olahraga dan perawatan tulang. Laura Purdy, seorang dokter keluarga bersertifikat di Fort Benning, Georgia, mengungkapkan kebiasaan terburuk yang dapat merusak tulang Anda seiring bertambahnya usia. 1. Kurang Konsumsi Kalsium Kalsium merupakan elemen kunci dalam pembentukan dan kekuatan tulang. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan pelemahan tulang seiring waktu. Anda dapat memenuhi kebutuhan kalsium harian dengan mengonsumsi produk susu seperti yogurt, susu, dan keju, serta makanan seperti ikan, jus jeruk, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan. Namun, penting untuk menjaga keseimbangan, karena asupan kalsium yang berlebihan melalui suplemen juga bisa berdampak negatif pada kesehatan. 2. Terlalu Banyak Garam Asupan natrium yang tinggi dapat menyebabkan hilangnya kalsium dari tulang, yang melemahkan mereka. Hindari makanan olahan yang tinggi garam dan tambahkan makanan kaya kalium seperti pisang, jeruk, dan kentang ke dalam diet Anda. Kalium membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium, yang dapat mendukung kesehatan tulang. 3. Jarang Berolahraga Olahraga rutin, terutama latihan beban dan berjalan kaki, sangat penting untuk membangun dan menjaga kepadatan tulang. Melalui aktivitas ini, tulang dapat menjadi lebih kuat dan padat, yang mengurangi risiko osteoporosis dan patah tulang. Bahkan aktivitas sehari-hari seperti berjalan kaki memiliki manfaat positif pada kesehatan tulang. 4. Terlalu Banyak Duduk Kehidupan yang kurang aktif, seperti duduk dalam waktu yang lama, dapat merusak kesehatan tulang, mengurangi kepadatan dan kekuatan tulang. Untuk mengatasi ini, luangkan waktu untuk berdiri, melakukan peregangan, atau berjalan kaki selama beberapa menit setiap jam, untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi dampak negatif dari duduk terlalu lama. 5. Konsumsi Alkohol Berlebihan Minum alkohol secara berlebihan dapat menghambat penyerapan kalsium, yang menyebabkan kelemahan tulang. Kalsium adalah mineral penting yang membentuk struktur tulang. Untuk mendukung kesehatan tulang, batasi konsumsi alkohol sesuai dengan rekomendasi seperti maksimal satu minuman per hari untuk wanita dan dua minuman per hari untuk pria. 6. Mengonsumsi Banyak Soda Soda dengan kadar asam fosfat tinggi dapat meningkatkan ekskresi kalsium dari tubuh, yang berisiko melemahkan tulang seiring waktu. Pertimbangkan untuk mengurangi asupan minuman berkarbonasi, dan pilih alternatif yang lebih sehat seperti air putih, teh herbal, atau minuman yang diperkaya kalsium seperti susu nabati yang diperkaya atau jus jeruk. 7. Merokok Merokok dapat mengganggu proses normal perbaikan tulang, menyebabkan pengeroposan dan kerapuhan tulang. Bahan kimia dalam asap tembakau juga dapat mengganggu hormon dan aliran darah ke tulang, yang dapat menyebabkan kerusakan tulang. Berhenti merokok penting untuk melindungi kesehatan tulang dan mengurangi risiko patah tulang. 8. Kekurangan Kalori Tidak mendapatkan cukup kalori dapat mengakibatkan hilangnya massa tulang seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, penting untuk memastikan asupan kalori yang cukup untuk mendukung kesehatan tulang Anda. Dengan menghindari kebiasaan buruk ini, Anda dapat membantu menjaga kesehatan tulang Anda seiring bertambahnya usia. -red

  • Suara Masyarakat dalam Aksi Solidaritas untuk Palestina di Monas

    ( Foto : CNBC Indonesia) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Ribuan orang berkumpul di sekitar Monumen Nasional (Monas) di Jakarta pada hari Minggu untuk berpartisipasi dalam Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina. Sebagian besar peserta, yang beberapa di antaranya mengenakan pakaian putih, mulai memadati Monas sejak pukul 06.00 WIB. Banyak dari mereka membawa bendera, syal, dan pakaian berlambangkan Palestina, serta poster protes terhadap tindakan kekerasan Israel yang telah berdampak negatif pada warga sipil Palestina. T idak hanya warga biasa, tetapi juga beberapa perwakilan lembaga negara hadir dalam aksi ini, termasuk Ketua DPR, Pun Maharani, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Aliansi Rakyat Indonesia, yang terdiri dari berbagai kelompok agama dan organisasi masyarakat, berencana menggelar Aksi Damai Bela Palestina di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada hari Minggu ini. Acara ini dijadwalkan dimulai pada pukul 06.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, dengan beberapa tokoh agama dijadwalkan memberikan pidato. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, juga diharapkan hadir dalam acara tersebut. Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyatakan bahwa aksi ini merupakan tindakan bersama masyarakat Indonesia yang merasa prihatin dan mengutuk agresi serta pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina. -red

bottom of page