top of page

Search Results

2591 results found with an empty search

  • DPRD Seruyan Bahas Propemperda 2024

    KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan gela rapat kerja bersama tim Legislasi Rancangan Produk Hukum pemerintah Daerah Kabupaten Seruyan di gedung serbaguna DPRD kabupaten Seruyan. Kegiatan rapat kerja ini juga dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seruyan, Muhamad Aswin didampingi Ketua Bapemperda Arahman. “Agenda ini yaitu rapat pembahasan terkait penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah atau Propemperda Kabupaten Seruyan Tahun 2024 antara DPRD Kabupaten Seruyan dan Tim Legislasi Rancangan Produk Hukum Daerah Kabupaten Seruyan,” kata Muhamad Aswin. Jelasnya, dalam pertemuan ini pihaknya bersama tim dari pemerintah daerah bersama-sama membahas terkait penetapan Propemperda. “Rapat kalo ini juga dihadiri pihak TAPD Kabupaten Seruyan dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Sekda) Kabupaten Seruyan Bahrun Abbas didampingi Asisten I pemerintah daerah Agus Suharto beserta jajarannya,” tandasnya. (rfn)

  • Dewan Minta Anggarkan Meja Kursi Untuk Sekolah-sekolah

    KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG – Setelah sebelumnya dilakukan pembahasan antara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Seruyan Tim Legislasi Rancangan Produk Hukum Daerah Kabupaten Seruyan akhirnya penetapan Propemperda juga resmi disampaikan melalui rapat paripurna, Selasa (28/11). Rapat Paripurna ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Seruyan, Zuli Eko Prasetyo didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seruyan, Muhamad Aswin di Gedung Paripurna DPRD setempat. “Untuk hari ini kita melaksanakan paripurna ke-15 masa persidangan I Tahun Sidang 2023-2024 dengan agenda penyampaian penetapan propemperda Kabupaten Seruyan,” kata kata Zuli Eko Prasetyo. Jelasnya, agenda paripurna ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Banmus dan tindak lanjut dari rapat pembahasan sebelumnya antara Bapemperda DPRD dan pihak eksekutif. “Jadi tadi sudah kita dengar bersama Ketua Bapemperda Arahman menyampaikan terkait penetapan Propemperda Kabupaten Seruyan, dan tadi juga sekaligus kita lakukan penandatanganan berita acara persetujuan bersama terkait propemperda Kabupaten Seruyan,” pungkasnya. (rfn)

  • Satpol PP Diharapkan Beri Pelayanan Yang Baik Ke Masyarakat

    KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan, Bejo Riyanto meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) agar bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dikatakan dia, terlebih Kepala Satpol-PP Kabupaten Seruyan yang baru agar juga bisa menyesuaikan hingga dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tugas pokok fungsi (tupoksi). Mengingat juga, Satpol-PP Kabupaten Seruyan merupakan mitra kerja Komisi A DPRD Kabupaten Seruyan, sehingga dapat menjalin komunikasi yang baik. “Kepala Satpol-PP baru ya harus segera menyesuaikan, ya artinya itu bermitra dengan Komisi A dan siapapun kepala Satpol-PP nya yang pasti bertemu dengan komisi A,” katanya. Lanjut dia, yang pasti dengan hadirnya kepala Satpol-PP yang baru tentunya tugas-tugas dengan baik terlebih dalam penekanan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Seruyan. “Semoga bisa menyesuaikan berjalan pemerintahan sesuai dengan aturan yang berlaku bisa melayani masyarakat secara maksimal, dan bisa mengamankan Perda yang sudah di sahkan terutamanya karena itu tugas pokoknya,” pungkasnya. (rfn)

  • Kalimantan Tengah, Pemilik Baru Piala Duta Wisata Indonesia 2023

    Foto : Jales dan Rabeka, Duta Wisata Kalimantan Tengah yang menjadi pemenang di tingkat nasional (dokumentasi istimewa) KALTENG NETWORK, KENDARI - Usaha tidak mengkhianati hasil. Mungkin ini ungkapan yang tepat bagi sepasang putra-putri terbaik Kalimantan Tengah ini. Gelar Duta Wisata Indonesia 2023 berhasil dimenangkan oleh perwakilan dari Kalimantan Tengah, Jales Veva Jaya Mahe dan Rabeka Putri. Tentu saja pencapaian ini bukanlah sulap yang semalam jadi. Bermula sebagai Putra dan Putri Pariwisata Kota Palangka Raya, melanjutkan langkah sebagai Jagau dan Bawi Nyai Pariwisata Kalimantan Tengah, hingga kini membawa pulang Piala Bergilir Duta Wisata Indonesia 2023. Keduanya telah digembleng selama lebih kurang satu tahun oleh berbagai mentor dan ahli di bidangnya. Pasangan Kalimantan Tengah berhasil mendepak pasangan dari Aceh di grand final. Disusul posisi juara 3 yang dimenangkan oleh Sulawesi Tenggara, tuan rumah tahun ini. Provinsi lainnya turut menyabet berbagai gelar, Jawa Tengah sebagai Duta Wisata Intelegensia, Duta Wisata Terfavorit dimenangkan Kalimantan Timur, Sulawesi Barat sebagai Duta Wisata 4 Pilar, serta Duta Wisata Persahabatan dari Provinsi Papua Selatan. Selain itu, provinsi Bali yang juga sangat terkenal akan pariwisatanya menyabet gelar Duta Wisata Lingkungan Hidup, disusul Duta Wisata Anti Narkoba dari Kalimantan Utara, serta Duta Wisata Kebudayaan yang dinobatkan pada Sulawesi Tengah. "Jika Tuhan yang membuka pintu tidak ada satupun yang dapat menutupnya dan jika Tuhan telah mengangkatmu tidak ada satupun yang dapat merendahkanmu," ucap Rabeka Putri ketika ditanya motto hidup oleh Tim Kalteng Network. Dara cantik yang juga berprofesi sebagai news anchor ini mengaku sangat bersyukur dapat diberikan kesempatan untuk mewakili Kalimantan Tengah tercinta. "Ini ke-tiga kalinya Kalimantan Tengah mendapatkan gelar Duta Wisata Indonesia. Prosesnya tentu tidak mudah, tetapi berkat dukungan penuh dari seluruh pihak saya dan Jales selalu bersemangat untuk memberikan yang terbaik, Puji Tuhan berbuah manis," ucap Rabeka, yang juga diiyakan oleh pasangannya, Jales yang sekarang sedang menempuh kuliah di Teknik Pertambangan Universitas Palangka Raya tersebut. Foto : Bersama dengan Ketua ADWINDO Kalteng (dokumen istimewa) Tim Kalteng Network juga berkesempatan mewawancarai Ketua ADWINDO (Asosiasi Duta Wisata Indonesia) Kalimantan Tengah, Pega Pratama. Ia menyampaikan rasa bangga pada kedua anggotanya tersebut. "Sangat bangga karna bisa meraih gelar untuk ke-tiga kalinya Kalimantan Tengah dipercayakan menjadi Duta Wisata Indonesia, Jales dan Rabeka sudah dengan sangat baik mejadi representatif generasi muda Kalimantan Tengah yang bisa membawa harum nama Kalteng. Ke depannya Jales dan Rabeka terus berkontribusi aktif dalam pengembangan pariwisata," tandasnya. Jales dan Rabeka mengucapkan terima kasih kepada Pemerintan Provinsi Kalteng, ADWINDO Kalteng juga seluruh masyarakat Kalteng. Tidak lupa keduanya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Duta Wisata Indonesia dan Adwindo Nasioanal atas kesempatan dan kepercayaan yang luar biasa diberikan kepada Kalimantan Tengah untuk memegang gelar Duta Wisata Indonesia 2023. "Harapannya gelar ini bukan hanya sebagai bentuk euforia tetapi bentuk dedikasi kami untuk Pariwisata di Kalimantan Tengah dan Indonesia. Karena berbicara mengenai menjadi seorang duta semua ada tentang dedikasi dan motivasi," ucap keduanya. -ivn

  • Keunikan Simah Laut: Tradisi Alam Kalteng yang Menarik di Penghujung Tahun

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Salah satu kebiasaan yang sudah menjadi tradisi di Kalimantan Tengah menjelang akhir tahun adalah Simah Laut. Adakah Anda familiar dengan tradisi ini? Ya, di Kecamatan Teluk Sampit, khususnya di masyarakat Desa Ujung Pangandaran, Simah Laut merupakan bagian integral dari warisan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kegiatan ini dianggap memiliki makna sakral sebagai bentuk penghormatan terhadap alam sekitar yang telah memberikan berbagai karunia. Tidak hanya di Desa Ujung Pangandaran, Simah Laut juga sering dilakukan oleh masyarakat di Kotawaringin Timur. Bagi mereka, kegiatan ini adalah cara untuk berhubungan dengan laut gaib. Upacara ini diharapkan dapat membangkitkan respons positif dari unsur-unsur laut dan menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat. Masyarakat meyakini bahwa pelaksanaan Simah Laut akan memberikan manfaat positif bagi kelangsungan hidup mereka. Sebaliknya, jika kegiatan ini diabaikan, dampak negatif dapat menghampiri mereka. Pelaksanaan Simah Laut menjadi agenda tahunan, terutama pada musim barat, yaitu antara bulan Oktober hingga November. Rangkaian acara Simah Laut melibatkan persiapan yang matang. Para lelaki membangun tenda atau struktur kecil untuk menyimpan sesaji, sementara wanita menyiapkan berbagai jenis sesaji, termasuk makanan tradisional seperti apem, cucur, dan bubur putih. Pada hari berikutnya, upacara dimulai dengan penyembelihan ayam dan hewan kurban, yang kemudian dilarungkan ke laut. Bagian dari kepala hewan menjadi sesaji laut, sedangkan dagingnya dimasak dan dinikmati bersama oleh masyarakat. Upacara utama Simah Laut dilakukan setelah sholat Dzuhur. Penduduk, membawa sesaji, menuju tepi pantai tempat upacara dilaksanakan. Sesaji diletakkan di lokasi khusus, dan sesuai dengan tata cara adat, para tetua adat memimpin upacara sambil membacakan doa-doa keselamatan. Setelah upacara inti, sesaji dimasukkan ke rakit dan dilarung ke laut. Selama tiga hari setelah upacara, penduduk menjalani masa pantangan di mana beberapa kegiatan, seperti menangkap ikan, dilarang dilakukan. Konon, pada periode ini, kejadian aneh sering terjadi, seperti munculnya berbagai jenis ikan di laut, dianggap sebagai pertanda datangnya rezeki yang berlimpah. Secara keseluruhan, Simah Laut adalah tradisi yang mencerminkan rasa syukur kepada alam dan dianggap sebagai cara untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungannya. Bagaimana menurut pendapat kalian?? -red

  • KPU Alami Serangan Cyber, Informasi Pribadi 204 Juta Penduduk Indonesia Tersebar Luas di Internet

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Website resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilaporkan telah mengalami serangan oleh peretas. Dalam kejadian ini, diberitakan bahwa 204 juta data Daftar Pemilih Tetap (DPT) bocor. Serangan ini diumumkan oleh CISSREC, yang menyatakan bahwa data KPU tersebar melalui akun anonim yang menggunakan nama Jimbo. Lebih dari 200 juta data tersebut dijual oleh Jimbo dengan harga US$74 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar. Jimbo mempublikasikan 500 contoh data di situs darkweb Breachforums. Selain itu, akun tersebut juga mengunggah beberapa tangkapan layar dari situs Cek DPT Online milik KPU untuk memverifikasi keaslian data yang diperoleh. Dalam keterangannya, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, menjelaskan bahwa Jimbo menyampaikan bahwa dari 252 juta data yang berhasil diperolehnya, beberapa di antaranya merupakan data yang terduplikasi. Setelah dilakukan penyaringan, ditemukan bahwa terdapat 204.807.203 data unik. Jumlah ini hampir identik dengan jumlah pemilih dalam DPT Tetap KPU, yang mencapai 204.807.222 pemilih dari 514 kab/kota di Indonesia serta 128 negara perwakilan. Data yang bocor meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor paspor untuk pemilih di luar negeri, nama lengkap, jenis kelamin, tanggal dan tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kode kelurahan, kecamatan, kabupaten, serta kode Tempat Pemungutan Suara (TPS). CISSReC berusaha melakukan verifikasi terhadap data yang diberikan oleh Jimbo, dan hasilnya menunjukkan bahwa data tersebut identik dengan yang ada di situs Cek DPT. Diketahui bahwa peretas berhasil mendapatkan akses dengan peran Admin KPU melalui berbagai metode, termasuk phishing, social engineering, atau malware. Tangkapan layar menunjukkan kemungkinan adanya akses login dengan peran Admin KPU dari domain sidalih.kpu.go.id melalui metode phishing, social engineering, atau malware. Menurut Salahuddien walaupun situs atau server KPU berhasil diretas tidak akan mengganggu jalannya pemilu atau mengubah hasil pemilu karena situs KPU sifatnya hanya menampilkan hasil. Prosesnya sendiri tetap manual dan yang manual itu yang diakui UU. mengingat sensitivitas data yang bocor, termasuk informasi pribadi pemilih. Penting bagi KPU untuk segera mengambil langkah-langkah keamanan dan menginformasikan pemilih terkait tindakan pencegahan yang diambil untuk melindungi integritas data pemilih. -red

  • Kritik Tegas Megawati Terhadap Jokowi dibalik Pidato berapi-api

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Pidato penuh semangat Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, di Kemayoran menggambarkan kekecewaan mendalam dan kemarahan serius terhadap praktik pemerintahan di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi). Menurut Ubedilah Badrun, seorang analis Sosial Politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Megawati telah lama menyimpan kekecewaan, terutama terkait upaya perpanjangan masa jabatan 3 periode, namun ia bersabar pada saat itu. Ubed melihat bahwa emosi Megawati mencapai puncaknya ketika Mahkamah Konstitusi (MK) dianggap melakukan pelanggaran etik berat dengan meloloskan Gibran Rakabuming, anak Jokowi, sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Ia menegaskan bahwa pidato Megawati adalah pesan penting yang menegaskan bahwa pemerintahan Jokowi telah melanggar batas konstitusi. Menurut Ubed, meskipun tidak menyebutkan secara langsung, publik dapat memahami bahwa kemarahan Megawati ditujukan kepada Jokowi dan keluarganya. Pidato tersebut diartikan sebagai peringatan keras bagi Jokowi dan keluarganya. Asrinaldi, seorang pengamat politik dari Universitas Andalas, juga menilai bahwa pidato Megawati secara jelas ditujukan kepada Jokowi. Hal ini dikarenakan Megawati menyebut kata kunci 'yang berkuasa' dalam pidatonya, dan sebagai presiden, Jokowi adalah orang yang berkuasa sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. Asrinaldi menjelaskan bahwa Megawati khawatir karena Jokowi dalam Pilpres tidak berpihak pada PDIP, bahkan anak sulungnya, Gibran, menjadi cawapres dari kubu lawan PDIP. Selain itu, Mega juga khawatir terkait adanya potensi kecurangan dalam Pemilu yang melibatkan Gibran, terutama karena Jokowi masih menjabat sebagai presiden. Asrinaldi menilai bahwa apa yang disampaikan Megawati merefleksikan kekhawatiran terhadap potensi kecurangan yang mungkin telah terjadi pada Pemilu sebelumnya, saat PDIP bersama-sama memenangkan Jokowi. Dengan kritiknya, Megawati meminta semua pihak untuk waspada dan mengawasi kekuasaan yang dipegang oleh Jokowi. Namun, posisi Jokowi sangat strategis karena memiliki akses dan kendali kekuasaan. Meskipun tuduhan tersebut mungkin benar, PDIP dan masyarakat sulit untuk mengambil tindakan konkret. Pidato Megawati diinterpretasikan sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mengawasi tindakan politik Jokowi, karena Jokowi tampaknya tidak terlalu memperdulikan pernyataan Megawati. Dalam pandangan Asrinaldi, satu-satunya yang dapat dilakukan adalah berharap agar Jokowi membenahi diri dan memenuhi janji-janjinya, terutama terkait sikap netral di Pilpres 2024. Meskipun pidato Megawati terdengar berapi-api, Asrinaldi meragukan dampaknya dan menilai bahwa Jokowi tampaknya tetap tenang menghadapi tekanan politik. -red

  • Partisipasi Badan Kesbangpol Prov. Kalteng dalam Forum Diskusi tentang Praktik Tugas Pemerintahan

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti acara Diskusi Panel Interaktif mengenai Implementasi Pelaksanaan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah dan Sosialisasi Sistem Informasi Politik dan Pemerintahan Umum. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) di Four Points Hotel Makassar pada Selasa (28/11/2023). Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, menekankan pentingnya peran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di seluruh Indonesia dalam melaksanakan fungsi-fungsi urusan pemerintahan umum. Bahtiar Baharuddin menyampaikan upaya untuk membangun sistem informasi yang terhubung dari tingkat nasional hingga kecamatan sebagai bagian dari perubahan yang digerakkan. "Urusan pemerintahan dijalankan dari tingkat nasional hingga kecamatan, yang menyelenggarakan urusan pemerintahan umum. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi komunikasi antara 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi yang seragam dengan sistem informasi pemerintahan berbasis elektronik. Demikian juga dengan aspirasi masyarakat, banyak diungkapkan melalui media elektronik," jelasnya. Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng, Fajar Sriningsih, yang mewakili Kepala Badan Kesbangpol, mengungkapkan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng akan selalu mendukung setiap upaya yang dilakukan untuk melaksanakan tugas urusan pemerintahan umum. Dalam diskusi tersebut, Badan Kesbangpol Provinsi Kalteng membahas isu-isu strategis terkait pelaksanaan urusan pemerintahan umum, serta dinamika IPOLEKSOSBUDHANKAM di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga mencakup penandatanganan kerja sama antara Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri dengan Badan Kesbangpol, serta penyerahan bantuan berupa satu unit laptop kepada masing-masing Badan Kesbangpol Provinsi se-Indonesia untuk mendukung pelaksanaan urusan pemerintahan umum di daerah. -red Sumber : mmc.kalteng

  • Mendukung Penciptaan Iklim Investasi yang Ramah, DPMPTSP Kalteng Sediakan Bantuan bagi Pengusaha

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Dalam rangka menciptakan lingkungan investasi yang kondusif dan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha di Kalimantan Tengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Tengah (DPMPTSP Prov. Kalteng) telah menyelenggarakan layanan fasilitasi penyelesaian masalah bagi para pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam melakukan migrasi data dan pengiriman laporan kegiatan melalui OSS-RBA (Online Single Submission-Risk Based Approach). Acara ini berlangsung pada Selasa (28/11/2023) di Ruang Pertemuan Hotel Aquarius, Sampit, dan fokus pada penyelesaian masalah terkait migrasi data OSS PT. Rimba Makmur Utama (RMU) yang beroperasi di Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kotawaringin Timur. Berlianti, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Prov. Kalteng, memimpin rapat sebagai fasilitator utama, didampingi oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan DPMPTSP Kabupaten Kotawaringin Timur, Dedy Agus Wibowo, dan Analis Kebijakan Ahli Muda DPMPTSP Kabupaten Katingan, Seprikardo. Turut hadir pula petugas helpdesk DPMPTSP Prov. Kalteng dan Kabupaten Katingan untuk memberikan bantuan kepada PT. RMU dalam proses migrasi data di akun OSS. Berlianti menyampaikan bahwa dengan adanya sistem baru di OSS-RBA, Pemerintah berharap agar pelaku usaha mampu secara mandiri mengisi data dan melaporkan kegiatan penanaman modal mereka. Namun, dalam praktiknya, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami cara menggunakan OSS-RBA. "Kami mengharapkan agar pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam menggunakan OSS-RBA tidak ragu untuk meminta bantuan dari helpdesk DPMPTSP Prov. Kalteng," ungkapnya. Lebih lanjut, Berlianti menegaskan bahwa memberikan pelayanan terbaik kepada pelaku usaha merupakan tugas utama perangkat daerah, sehingga aktivitas investasi di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang. "Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal agar kegiatan investasi di wilayah ini semakin meningkat," tutup Berlianti. -red Sumber : mmc.kalteng

  • Filosofi Tradisi Lawang Sakepeng, Mengatasi Hambatan dan Rintangan

    ( Foto : mmc.kalteng) KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Suku Dayak Kalimantan Tengah memiliki kekayaan seni budaya dan kearifan lokal yang tinggi, termasuk dalam hal tradisi dan ritual. Tradisi dan ritual ini bukan hanya sebagai adat-istiadat, tetapi juga menjadi akar identitas bagi masyarakat Dayak. Kehidupan tradisi dan ritual Dayak sangat terkait dengan sistem gagasan, tindakan, dan karya manusia, yang diwariskan secara turun-temurun melalui proses belajar dari generasi ke generasi. Salah satu contoh tradisi khas suku Dayak adalah "Lawang Sakepeng." Lawang Sakepeng merupakan sebuah atraksi silat yang menjadi bagian dari tradisi pernikahan suku Dayak, terutama Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Arti harfiah Lawang Sakepeng adalah pintu atau gapura satu keping. Atraksi ini biasanya dilakukan pada upacara adat, khususnya dalam pernikahan, sebagai bentuk penyambutan dan penghormatan terhadap tamu yang hadir. Lawang Sakepeng dibuat dari kayu dengan lebar sekitar 1,5 meter dan tinggi 2,3 meter, diukir dengan motif tanaman rambat, hiasan burung Enggang, daun kelapa muda, serta telawang. Tradisi ini, meskipun dulunya sering diperagakan pada upacara adat, kini lebih sering dilihat pada acara adat pernikahan. Atraksi Lawang Sakepeng menonjolkan bela diri saat menyambut tamu, khususnya dalam acara pernikahan. Para pesilat, baik laki-laki maupun perempuan, mempertontonkan gerakan khas silat dengan mempertemukan diri pada satu titik garis di bawah gapura Lawang Sakepeng. Selain menyajikan keindahan gerakan silat, Lawang Sakepeng juga membawa filosofi dalam setiap aksinya. Gerakan yang diadopsi dari tingkah laku hewan-hewan ganas hutan Kalimantan, seperti beruang dan beruk, memberikan makna untuk menjauhkan kehidupan keluarga dari berbagai rintangan dan malapetaka. Benang penghalang yang diputuskan pada gapura Lawang Sakepeng melambangkan pemutusan hal-hal yang tidak baik dalam sebuah hubungan keluarga. Tradisi Lawang Sakepeng menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya suku Dayak Kalimantan Tengah dan dapat menjadi daya tarik potensial dalam upaya pelestarian budaya dan pariwisata di daerah tersebut. Dengan mengikutsertakan tradisi ini dalam berbagai kegiatan lomba dan festival budaya, seperti Festival Budaya Isen Mulang, dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya yang kaya dan bernilai ini. -red

  • Manyanggar : Tradisi Pembukaan Lahan Khas Suku Dayak Kalimantan Tengah

    KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Berikut adalah penjelasan mengenai makna dari ritual Manyanggar, sebuah upacara adat yang dilakukan oleh suku Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk membuka lahan baru. Ritual ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, yang meyakini bahwa selain manusia, makhluk halus juga mendiami dunia ini. Manyanggar diadakan dengan tujuan membuka lahan baru untuk pertanian atau mendirikan bangunan tempat tinggal sebelum dilaksanakannya kegiatan masyarakat dalam skala besar. Masyarakat Dayak percaya pentingnya membuat rambu-rambu atau tapal batas dengan roh halus agar keduanya tidak saling mengganggu alam kehidupan masing-masing. Ritual ini juga bertujuan sebagai ungkapan penghormatan terhadap batasan kehidupan makhluk lain. Setiap suku Dayak memiliki prosesi upacara Manyanggar yang berbeda-beda, tetapi secara umum, mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu sebagai wujud rasa syukur dan sebagai bentuk tolak bala. Dalam prosesi upacara Manyanggar, masyarakat Dayak meletakan dan menyusun gelas-gelas berisi tetesan darah hewan, seperti kerbau, kambing, ayam hitam, dan ayam putih, di dalam bangunan kecil berbentuk rumah panggung berbahan kayu yang dindingnya dibalut kain berwarna kuning, yang disebut sebagai Pasah Keramat. Pemimpin upacara Manyanggar, yang disebut Mantir, memimpin prosesi dengan mengorbankan darah hewan dan menyajikan sesajen, termasuk air putih, jelantah, beras, gulungan uang, rokok, dan aneka makanan tradisional seperti Kukulih, Kakulih, Dodol Ketan, Wajik, dan lain-lain. Sajian tersebut juga melibatkan minuman seperti air kelapa muda, air santan gula merah, kopi manis, kopi pahit, dan darah ayam segar. Lauk-pauk seperti ikan haruan panggang kaluk, parafah ayam, dan parafah kambing, serta buah-buahan seperti pisang talas, pisang mahuli, dan kelapa, juga menjadi bagian dari sesaji. Ritual Manyanggar ini merupakan warisan budaya yang dijalankan oleh suku Dayak Kalimantan Tengah sebagai bentuk keberlanjutan tradisi dan penghormatan terhadap alam serta makhluk halus. -red

  • Dapil II DPRD Seruyan Keluhkan Sumber Air Bersih

    KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan Denni Rahmadani mengungkapkan, saat ini daerah pemilihan (Dapil) II masyarakat mengeluhkan sumber air bersih untuk konsumsi warga diminta untuk dilakukan peningkatan. Dalam kunjungan reses DPRD dapil II hal tersebut menjadi salah satu usulan prioritas dari masyarakat. Diketahui dapil II yang meliputi Kecamatan Danau Sembuluh, Danau Seluluk, Seruyan Raya dan Hanau. "Tentunya, dalam kunjungan reses DPRD dapil II hampir rata-rata masyarakat mengeluhkan air bersih. Hal tersebut akan kita perjuangkan dalam pembahasannya nanti," ucap Denni. Ia juga menambahkan, sampai saat ini sistem penyediaan air bersih (SPAM) saat ini masih belum tersedia bagi masyarakat. Sehingga pada musim kemarau ketersediaan air bersih terbilang cukup langka untuk didapatkan masyarakat. "Pada musim kemarau tentunya, masyarakat di dapil II cukup sulit untuk mendapatkan air bersih dan hal tersebut perlu menjadi perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Seruyan," pungkasnya. (rfn)

bottom of page