DPRD Palangka Raya: Pemadaman Bergilir Ditargetkan Berakhir Mulai 5 Agustus
- Fransisca Fethy Angelina
- Aug 1
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pasokan listrik di Kota Palangka Raya ditargetkan kembali normal secara bertahap mulai 5 Agustus 2026. Kepastian tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, usai rapat gabungan bersama Pemerintah Kota Palangka Raya dan PT PLN (Persero) di Kantor DPRD Kota Palangka Raya.
Menurut Subandi, berdasarkan penjelasan PLN, kebutuhan pasokan listrik masyarakat diproyeksikan telah dapat terpenuhi mulai 5 Agustus sehingga pemadaman listrik bergilir akan dihentikan. Meski demikian, sistem kelistrikan masih berada dalam status siaga sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kendala teknis.
"Mulai 5 Agustus suplai listrik di Kota Palangka Raya dinyatakan cukup sehingga tidak ada lagi pemadaman bergilir. Namun, kondisi sistem masih siaga sesuai pertimbangan teknis dari PLN," ujarnya.
Ia menjelaskan, status siaga tersebut bersifat sementara karena proses pemulihan cadangan daya masih berlangsung. PLN menargetkan sistem kelistrikan kembali pulih sepenuhnya pada akhir Agustus 2026 setelah seluruh pembangkit yang mengalami gangguan selesai diperbaiki.
Sebelum target tersebut tercapai, masyarakat masih diminta menyesuaikan aktivitas dengan jadwal pemadaman bergilir yang telah diumumkan PLN. Durasi pemadaman diperkirakan sekitar tiga jam, bergantung pada kondisi operasional di lapangan.
Subandi menegaskan, pasokan listrik untuk fasilitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas selama masa pemulihan. Rumah sakit, PDAM, rumah bersalin, dan berbagai fasilitas umum lainnya dipastikan tetap mendapatkan suplai listrik agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
"Bagi fasilitas yang memiliki genset akan memanfaatkan sumber daya cadangan tersebut, sedangkan yang belum memiliki genset akan mendapat dukungan dari PLN sehingga pelayanan publik tetap berjalan," pungkasnya.
DPRD berharap proses pemulihan berjalan sesuai target sehingga masyarakat dapat kembali menikmati layanan listrik yang stabil tanpa gangguan pemadaman bergilir. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments