7 hours ago3 min read


Updated: May 25

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan Gerakan Pangan Murah dalam rangkaian Kalteng Expo 2026 sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Program tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati stand Dinas TPHP sejak hari pertama pelaksanaan hingga hari keempat pameran, Rabu (20/5/2026).
Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasar, seperti beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, sayuran hortikultura, hingga aneka produk pangan lokal hasil petani dan pelaku usaha Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam Kalteng Expo 2026 tidak hanya sebagai sarana promosi sektor pertanian dan pangan daerah, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga stabil dan terjangkau sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembangunan daerah dan penguatan ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu pengendalian inflasi daerah, menjaga stabilitas harga pangan, serta mendorong masyarakat untuk lebih mencintai produk pangan lokal hasil petani Kalimantan Tengah.
Selain stand utama di area Hall A Indoor yang menampilkan produk pertanian kemasan dan layanan Klinik Tani, Dinas TPHP juga menyediakan stand outdoor untuk mendukung promosi UMKM binaan.
Stand outdoor yang berada di samping stand Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyediakan berbagai komoditas pangan strategis seperti telur ayam, telur omega, gula pasir, minyak goreng, serta produk olahan pertanian dan peternakan.
Kegiatan penjualan dan promosi produk dilaksanakan setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mendapatkan produk pangan berkualitas langsung dari petani dan pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Mukti Aji, menyampaikan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di Kalimantan Tengah.
Ia menjelaskan sejumlah produk hortikultura segar seperti pokcoy, selada, tomat, kecipir, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, dan cabai merah besar dijual dalam kemasan seharga Rp10 ribu di stand indoor maupun outdoor.
Sedangkan telur ayam dijual dengan harga Rp50 ribu per tabak di stand outdoor.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau dan kualitas produk yang tetap terjamin,” ungkap Mukti Aji. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie
Sumber: MMC Kalteng




Comments